Begini Kata Bupati Pangandaran Soal Penonaktifan Sepihak BPJS-KIS Non BDT

Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata. Foto: Dokumen HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Bupati Kabupaten Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, menanggapi terkait adanya informasi penonaktifan sepihak pemegang kartu BPJS-KIS dengan rencana turun langsung ke masyarakat bersama PKH, serta Dinsos.

Dalam rencana tersebut, Jeje akan langsung melihat pendistribusian Kartu JKN Kertawaluya hasil pendataan dengan Basis Data Terpadu (BDT) yang dikeluarkan Kemensos RI.

“Minggu depan kita akan lihat serta turun langsung sambil membagikan kartu KIS Kertawaluya ke masyarakat. Hal ini supaya tahu ke mana dan siapa saja yang dapat. Itu dasarnya dari Basis Data Terpadu,” kata Jeje Wiradinata kepada HR Online belum lama ini.

Selain itu, Jeje menambahkan, juga akan melakukan rakor terpadu untuk melakukan sinkronisasi penanganan dan penanggulangan kemiskianan, termasuk mengecek siapa yang berhak, yang sudah dan yang belum mendapatkan jaminan kesehatan dari pemerintah.

“Akan kita evaluasi langsung siapa yang dapat KIS dan KIP nanti. Tinggal 2 kecamatan yang belum, yaitu Cigugur dan Langkaplancar,” pungkas Jeje.

Sementara data yang dihimpun HR Online dari Dinas Kesehatan Pangandaran, bahwa peserta Kertawaluya totalnya sebanyak 22.083 orang dengan rincian Kecamatan Cimerak sebanyak 1.799 orang, Kalipucang 1.557 orang, Cigugur 2.339 orang, Mangunjaya 2.448 orang,Cijulang 1.274, Pangandaran 1.372 orang, Sidamulih 5 orang, Padaherang 3.835 orang, Langkaplancar 4.071 orang, Parigi 3.383 orang. (Mad/R6/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar