Begini Riwayat Perempuan Terduga Teroris Ini Saat Bersekolah di Ciamis

Perempuan berinisial SNA yang diduga bergabung dengan jaringan teroris dan ditangkap pihak kepolisian di dekat Mako Brimob Kelapa Dua Depok pada Sabtu (12/05/2018). Foto: Istimewa

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Saat masih bersekolah di SMK Negeri 1 Ciamis pada tahun 2012 sampai tahun 2015, perempuan berinisial SNA (21), warga kampung Legok 1 RT 04/RW 01 Desa Indragiri, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang ditangkap pihak kepolisian lantaran diduga terlibat jaringan teroris dan berencana melakukan penusukan terhadap polisi di dekat Mako Brimob Kelapa Dua Depok pada Sabtu (12/05/2018) lalu, tidak pernah memiliki catatan kelakuan buruk selama tiga tahun mengenyam pendidikan.

Bahkan, SNA terbilang aktif mengikuti organisasi IRMA (Ikatan Remaja Mesjid) di sekolahnya. Selama bergabung di organisasi IRMA pun tidak pernah bermasalah atau terlihat memiliki paham radikal. “Saya tahu betul anak itu, selama sekolah di sini tidak pernah berbuat macam-macam. Malah dia dikenal anak pintar dan aktif mengikuti kegiatan di sekolah,” kata Kepala SMK Negeri 1 Ciamis, Ika Karniati Sardi, kepada HR Online, Kamis (17/05/2018).

Setelah mendengar salah satu alumni sekolahnya ditangkap pihak kepolisian karena diduga terlibat jaringan teroris, lanjut Ika, dirinya langsung mengecek riwayat SNA selama bersekolah di SMK Negeri 1 Ciamis. Menurutnya, setelah dicek di bagian BP, ternyata tidak ada catatan SNA pernah berkelakukan buruk. “Bahkan, saya langsung tanya ke mantan wali kelasnya, jawabannya sama anak itu tidak pernah bermasalah. Malah SNA diingat oleh wali kelasnya sebagai anak baik dan pintar,” ujarnya.

Ika pun mengaku kaget ketika pertama kali mendengar ada alumni SMK Negeri 1 Ciamis ditangkap polisi karena diduga terlibat jaringan teroris. Setelah mendengar kabar itu, kata dia, dirinya langsung mencari tahu tentang riwayat SNA selama tiga tahun bersekolah di SMK Negeri 1 Ciamis.

“Ya kaget juga. Karena kami pun khawatir anak itu sudah memiliki pemahaman radikal sejak bersekolah di sini. Ternyata setelah kami cari tahu dengan menanyakan ke sejumlah sumber, SNA mulai terpengaruh pemahaman radikal setelah kuliah di Bandung. Katanya dia terpengaruh oleh teman kuliahnya,” katanya.

Ketika ditanya apakah SNA pernah mendapat beasiswa selama bersekolah di SMK Negeri 1 Ciamis, Ika membenarkan. Bahkan, menurutnya, saat masuk kuliah ke UPI Bandung, SNA mendapat beasiswa jalur bidik misi. Melalui program ini pun SNA masuk ke UPI Bandung tanpa melalui proses testing.

”Untuk mendapat beasiswa bidik misi, syaratnya si anak harus memiliki nilai raport yang bagus. Malah nilainya harus terus meningkat dari mulai kelas 1 sampai kelas 3. Kalau ada satu saja nilai mata pelajaran yang turun, maka dia gagal mendapat bidik misi. Tetapi SNA nilainya terus meningkat hingga akhirnya lolos mendapat beasiswa tersebut. Makanya saya bilang SNA anak pintar waktu sekolah di sini,”ujarnya. (R2/HR-Online)

Berita Terkait

Warga Ciamis Terduga Teroris Ini Dikenal Pintar dan Sering Dapat Beasiswa

Pemdes Indragiri Ciamis Kaget, Warganya Dituding Teroris dan Ditangkap di Dekat Mako Brimob

Polres Ungkap Sosok Terduga Teroris Asal Ciamis Ini

KOMENTAR ANDA