Infrastruktur PSDA Fokus Benahi Kawasan Pertanian di Ciamis

Bendung Ramuis yang berada di Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis. Foto: Istimewa

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP) Kabupaten Ciamis sudah merampungkan sejumlah agenda pekerjaan pembangunan saluran irigasi, bendungan dan tembok penahan tebing (TPT) sungai pada tahun anggaran 2017 dengan total anggaran sebesar Rp. 30 miliar.

Kepala DPUPRP Kabupatan Ciamis, Kusdiana, ketika ditemui Koran HR, Senin (23/04/2018), menuturkan bahwa hasil pembangunan di bidang pengelolaan sumber daya air (PSDA) tersebut kini sudah bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama di wilayah pertanian dan lumbung padi.

Kusdiana menjelaskan, agenda pembangunan sarana dan prasaran irigasi, bendungan dan TPT sungai merupakan program berkelanjutan.

“Ini program pembangunan berkelanjutan, sehingga setiap tahun program ini kita laksanakan. Tentunya disesuaikan dengan ketersediaan anggaran,” katanya.

Menurut Kusdiana, program pembangunan bidang PSDA bersumber dari anggaran Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Bantuan Pemerintah Provinsi (Banprov) Jawa Barat, dengan total anggaran mencapai lebih dari Rp. 30 miliar.

Rinciannya, kata Kusdiana, dari DAU sebesar Rp. 15.388.300.000 dengan jumlah 58 kegiatan, dari DAK sebesar Rp. 10.311.800.000 dengan jumlah 35 kegiatan, dan dari Banprov Jawa Barat sebesar Rp. 4.865.380.000 dengan jumlah 121 kegiatan.

“Alhamdulilah semuanya sudah terserap, dan pekerjaan berjalan dengan baik tanpa ada kendala. Dan kini hasilnya sudah bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Untuk daerah yang belum mendapatkan program pembangunan, namun sudah masuk daftar, akan mendapatkannya pada tahun 2018,” katanya.

Senada dengan itu, Kepala Bidang PSDA DPUPRP Ciamis, Agus Komara, ketika ditemui Koran HR, Senin (23/04/2018), menjelaskan bahwa pada tahun 2017 pihaknya menggarap sekitar 296 kegiatan pekerjaan pembangunan daerah irigasi (DI).

“Kegiatan pekerjaannya hampir merata di 27 kecamatan. Semua dapat diselesaikan dengan baik. Selanjutnya, kita sedang menyusun program pembangunan untuk tahun 2018. Jika ada yang belum sempat dikerjakan di tahun 2017, kita kerjakan di tahun 2018,” katanya.

Menurut Agus, untuk prioritas program pembangunan sarana dan prasarana irigasi dilakukan di kawasan pertanian, seperti di wilayah Banjarsari, Cikoneng, Panawangan dan Sukamantri. Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan air, pihaknya juga merealisasikan program pembangunan bendungan di sejumlah titik.

Sedangkan untuk penguatan daerah aliran sungai (DAS), Agus mengungkapkan, pihaknya terus mengupayakan perbaikan dengan merealisasikan program pembangunan TPT dan bronjong untuk menghindari abrasi.

“Selain membangun yang baru, kita juga tentu melakukan pemeliharaan, artinya irigasi yang sudah dibangun tetap harus mendapatkan pemeliharaan supaya kekuatan bangunannya bertahan lama,” katanya.

Diakui Agus, masih banyak titik lokasi yang memerlukan program pembangunan sarana dan prasarana penunjang PSDA. Pihaknya berharap, di tahun-tahun berikutnya program yang diagendakan DPUPRP dapat mengakses seluruh wilayah.

Manfaatnya Dirasakan oleh Masyarakat

Sementara itu, Kepala Desa Margaluyu, Kecamatan Cikoneng, Enceng Nana, mengatakan, di wilayahnya pada tahun 2017 dibangun saluran irigasi permanen yang dibiayai APBD Kabupaten Ciamis. Lokasi irigasi itu berada di Dusun Desa RT 01/RW 02.

Menurut Nana, sebelum dibangun irigasi permanen atau belum dipasang tembokan, selokan yang mengairi areal persawahan warga di wilayahnya itu selalu menyebabkan banjir ke permukiman warga apabila terjadi hujan deras dengan intensitas tinggi.

“Alhamdulilah, setelah dibangun saluran irigasi permanen, sekarang tidak terjadi lagi banjir. Selain itu, aliran air untuk memasok ke areal persawahan warga bisa terkontrol dengan baik. Terus terang, pembangunan irigasi yang dikerjakan pihak ketiga itu sangat bermanfaat bagi warga kami,” ujarnya. ***

KOMENTAR ANDA

Komentar