Jalan Gelap, Warga Balokang Patrol Banjar Minta PJU

Saat malam hari, Jalan Wirasaba di Dusun Balokang Patrol, Desa Jajawar, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, kondisinya gelap-gulita karena tidak adanya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU). Photo: Hermanto/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Warga Dusun Balokang Patrol, Desa Jajawar, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, meminta kepada Pemerintah Kota Banjar untuk segera memasang fasilitas lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang Jalan Wirasaba.

Pasalnya, hingga saat ini di sepanjang Jalan Wirasaba belum ada satu pun terpasang lampu PJU, sehingga kalau malam hari kondisi jalan gelap-gulita. Kondisi tersebut membuat sejumlah warga enggan melewatinya saat malam hari. Terlebih di jalan itu terdapat sebuah Tempat Pemakaman Umum (TPU).

Seperti diungkapkan Ado (43), salah seorang tokoh pemuda setempat, kepada Koran HR, Senin (30/04/2018), bahwa dengan tidak adanya lampu penerang jalan, warga merasa khawatir dan takut jika melintasinya pada malam hari. Untuk itu, dirinya menindaklanjuti keluhan warga Dusun Balokang Patrol yang daerahnya berada di pinggiran kota.

“Ada pun beberapa lampu penerangan jalan, itu milik PDAM dan itu pun hanya menerangi bangunan miliknya saja. Saya berharap Pemkot Banjar melalui instansi terkaitnya bisa segera memasang PJU di kampung kami ini. Selama ini warga Dusun Balokang Patrol sepertinya dianaktirikan oleh pemerintah,” ujar Ado.

Hal serupa dikatakan Hidayat (28), warga RT.18/5, Dusun Balokang Patrol. Selain lampu penerangan untuk Jalan Wirasaba, dia juga meminta Pemkot Banjar untuk segera memasang PJU di jalan menuju TPU.

Sedangkan, Tardi (58), tokoh mastarakat setempat, mengatakan, selain masalah PJU, masyarakat setempat pun meminta kepada pemerintah untuk meningkatkan kualitas Jalan Wirasaba dengan cara dihotmix.

Karena menurutnya, jika terus dibiarkan seperti ini, dikhawatirkan aspal jalan akan cepat rusak lantaran sering dilewati mobil truk pengangkut batu dari sebuah lokasi tambang batu yang ada di wilayahnya.

“Memang sekarang kondisi aspal jalan masih terlihat mendingan, tapi kalau terus-terusan dilalui kendaraan bermuatan berat maka akan cepat rusak,” kata Tardi. (Hermanto/Koran HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar