Kesadaran Pemilih di Langensari Banjar Terendah pada Pilpres 2014

Anggota PPK Langensari, Edin Diana. Foto: Muhafid/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Pelaksanan Pilkada Serentak 2018 semakin dekat, berbagai persiapan pun terus dilakukan oleh penyelenggara Pemilu mulai dari tingkat desa hingga tingkat kota. Hal itu demi suksesnya penyelenggaraan Pilkada Serentak untuk memilih Calon Walikota dan Wakil Walikota, serta Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat.

Seperti yang dilakukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Langensari, dimana tahap demi tahap persiapan terus dilakukan guna menghadapi Pilkada yang jatuh pada hari Rabu 27 Juni 2018. Terlebih di wilayah Kecamatan Langensari, tingkat respon pemilih pada Pilpres 2014 hanya mencapai 68 persen dari 45.025 jiwa.

Ketua PPK Langensari, Ahmad Mujahid, melalui anggotanya, Edin Diana, mengatakan, tingkat pemilih pada Pilpres tahun 2014 lalu, wilayah Langensari merupakan yang terendah di Kota Banjar. Hal itu disebabkan masih banyaknya pemilih yang bekerja di luar kota dan tidak menyalurkan hak pilihnya ke TPS.

“Ini menjadi kekhawatiran kita pada Pilkada 2018. Apalagi kondisi masyarakat di Kecamatan Langensari masih banyak juga yang bekerja di luar kota. Kendati demikian, kita terus mengerahkan semua tenaga dan pikiran, agar penyelenggara di tingkat desa dan kecamatan partisipasi pemilihnya mengalami peningkatan,” kata Edin, kepada Koran HR, Selasa (08/05/2018).

Untuk saat ini, lanjut Edin, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di wilayah Kecamatan Langensari sebanyak 42.490 orang, terbagi dalam 6 desa dan keluarahan. Sementara itu, sebanyak 512 orang dihapus oleh Disdukcapil lantaran tidak terdeteksi keberadaannya, dan tidak masuk dalam DPT.

Dari angka tersebut, idelanya pemilih yang menyalurkan suaranya bisa mencapai 90 persen. Pihaknya berharap, dengan berbagai upaya yang dilakukannya, angka 90 persen itu bisa tercapai.

Adapun untuk pemilih baru dalam Pilkada 2018 nanti, termasuk di dalamnya adalah pemilih pemula, jumlahnya tercatat ada sebanyak 163 orang. Sedangkan, jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) mencapai 94 TPS.

“Meskipun DPT saat ini ada penurunan, akan tetapi sosialisasi terus gencar kita lakukan di berbagai kesempatan, baik di kegiatan instansi maupun kegiatan masyarakat lainnya. Kita berharap kesadaran untuk memilih pada Pilkada ini bisa mengalami peningkatan demi suksesnya Pilkada 2018,” pungkas Edin. (Muhafid/Koran HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar