Maksimalkan Jalur Perairan Pesawahan, Distan Pangandaran Usulkan 17 Dam Parit

Pembangunan Dam Parit guna memaksimalkan jalur perairan di areal pesawahan. Photo: Mad2/HR.

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mengusulkan 17 titik lokasi pembangunan Dam Parit guna memaksimalkan jalur perairan di areal pesawahan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran, Agus Satriadi, menyebutkan, di tahun 2018 ini pihaknya telah mengalokasikan 10 Dam Parit melalui DAK dari APBN. Setiap lokasi pembangunan dialokasikan anggaran senilai Rp.150 juta.

“Kebutuhan Dam Parit di masyarakat menjadi kebutuhan utama bidang pertanian, khususnya sawah. Sebelumnya kami memverifikasi 27 lokasi untuk dibangun Dam Parit, namun yang baru bisa direalisasikan hanya 10 lokasi,” terang Agus.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran, Tina Maryana, menambahkan, kriteria yang diverifikasi itu salah satunya lokasi yang belum ada bangunan serupa dengan fungsi yang sama.

Bila di lokasi yang diverifikasi sudah ada bangunan dengan fungsi yang sama, maka itu masuk pada daftar tunggu. Pihaknya sebagai tim verifikasi akan memprioritaskan lokasi yang dinilai sangat membutuhkan keberadaan Dam Parit.

“Dari 27 lokasi yang sebelumnya sudah diverifikasi tapi tidak bisa terealisasi tahun ini, diharapkan dapat terealisasi di tahun 2019,” terangnya.

Tina juga menjelaskan, berdasarkan data, lokasi pembangunan Dam Parit yang terealisasi di tahun 2018 ini meliputi Kelompok Tani (Koptan) Leuwi Liang, Kecamatan Cigugur, Koptan Tani Puncak Jaya Dua, Koptan Tani Pananggapan, Kecamatan Padaherang.

Kemudian, Koptan Tani Jadimulya, Kecamatan Kalipucang, Koptan Fajar Tani 2, Kecamatan Cimerak, Koptan Sari Mekar 1, Kecamatan Parigi, Koptan Bukit Jaya 2, Kecamatan Pangandaran, Koptan Itikurih dan Koptan Sukapura 5, serta Koptan Alam Jaya, Kecamatan Langkaplancar. (Mad2/R3/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar