Pastikan Tepat Sasaran, Satgas 323 Kostrad Awasi Distribusi Pupuk Bersubsidi di Papua

Satgas Pamtas Yonif Raider 323/Buaya Putih, bersama Kepolisian Sektor Jair, dan Koramil 1711-13/Getentiri, saat menyaksikan pendistribusian pupuk bersubsidi jenis TSP dan urea yang dilakukan Distan Kabupaten Boven Digoel, Papua, kepada kelompok tani yang ada di wilayah tersebut. Photo: Istimewa.

News, (HR),- Puluhan petani dari enam Kelompok Tani (Poktan) yang ada di wilayah Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua, sejak Selasa pagi (08/05/2018), berkumpul di lapangan Mess Staf Asiki untuk menerima penyerahan pupuk bersubsidi dari Dinas Pertanian Kabupaten Boven Digoel.

Pendistribusian pupuk bersubsidi jenis TSP dan urea itu disaksikan langsung oleh pihak keamanan dari Satgas Pamtas Yonif Raider 323/Buaya Putih, Kepolisian Sektor Jair, dan Koramil 1711-13/Getentiri.

Berdasarkan rilis yang diterima Koran HR dari Satgas Pamtas Yonif 323 Raider, sebanyak 15 ton pupuk bersubsidi ini disalurkan oleh pihak Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Boven Digoel, sebagai upaya menjaga stabilitas harga. Terlebih menjelang datangnya bulan Ramadhan, dimana kebutuhan sayuran cenderung meningkat.

Ketua Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) sebagai perwakilan dari Distan Kabupaten Boven Digoel, menyampaikan kepada puluhan petani yang hadir, bahwa peruntukkan pupuk bersubsidi ini untuk digunakan oleh kelompok-kelompok tani yang ada di Distrik Jair dan sekitarnya.

Selain itu, dilibatkannya pihak keamanan dalam pendistribusian pupuk tersebut, tujuannya untuk memastikan bahwa bantuan pupuk ini disalurkan tepat sasaran, dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Sementara itu, Danki Markas Satgas Yonif Raider 323 Kostrad, Lettu. Inf. Sumarna, yang hadir pada kesempatan itu, mengatakan, pihaknya siap bekerja sama dengan aparat keamanan lainnya, untuk mengawasi pelaksanaan pendistribusian pupuk yang sangat dibutuhkan oleh para petani.

“Kebutuhan pupuk memang menjadi salah satu faktor yang menentukan maju atau tidaknya pertanian, khususnya di wilayah Kabupaten Boven Digoel, disamping kondisi cuaca yang sulit diprediksi. Maka, ketersediaan pupuk di wilayah ini sangat berperan penting bagi kelangsungan sektor pertanian,” terang Lettu. Inf. Sumarna. (Eva/Koran HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar