“Pawai Ta`aruf” Tradisi Warga Kawali Ciamis Sambut Ramadhan

Ribuan masyarakat memadati halaman Kantor Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, untuk mengikuti kegiatan pawai ta`aruf yang digelar dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan, Selasa (15/05/2018). Foto : Eji Darsono/ HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Ribuan masyarakat memadati halaman Kantor Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, untuk mengikuti kegiatan pawai ta`aruf yang digelar dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan, Selasa (15/05/2018).

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Kawali, H. Ending Solahudin Ali, ketika ditemui Koran HR, Selasa (15/05/2018), menjelaskan bahwa kegiatan pawai ta`aruf merupakan agenda rutin dan bagian dari tradisi menyanbut Bulan Suci Ramadhan.

Ending menegaskan, kegiatan pawai ta`aruf tersebut diselenggarakan untuk menunjukkan wahdatul ummat (persatuan umat) kepada masyarakat. Selain itu, menurut dia, kegiatan tersebut juga merupakan agenda positif pengenalan kalender islam kepada masyarakat.

Senada dengan itu, tokoh masyarakat setempat, Drs. Turodin, ketika ditemui Koran HR, Selasa (15/05/2018), berharap momentum Bulan Suci Ramahdan kali ini masyarakat dapat meningkatkan berbagai amal kebaikan, baik yang sifatnya habluminannas maupun habluminallah.

“Tanggal satu Ramadhan dimungkinkan jatuh pada hari Kamis. Namun, kepastiannya kita tunggu keputusan dari pemerintah setelah melaksanakan sidang isbat,” katanya.

Aman, salah seorang peserta kegiatan pawai ta`aruf, ketika dimintai tanggapan, Selasa (15/05/2018), membenarkan, kegiatan kali ini diikuti ribuan masyarakat. Menurut dia, berbeda dengan tahun sebelumnya, kegiatan kali ini juga diikuti santri, remaja masjid dan kelompok pengajian.

“Diperkirakan peserta kegiatan pawai ta`aruf kali ini mencapai lebih dari tiga ribuan orang peserta,” katanya.

Di tempat terpisah, Awan, tokoh masyarakat, ketika ditemui Koran HR, Selasa (15/05/2018), menjelaskan, kegiatan pawai ta`aruf merupakan sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Kawali dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan.

“Kegiatan ini sudah menjadi tradisi. Ditambah lagi ada instruksi dari MUI,” katanya.

Awan berharap, pada momentum Bulan Suci Ramadhan tahun ini, di setiap desa digelar kegiatan pesantren kilat bagi ana-ank usia sekolah. Awan juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan bulan ini sebagai momen instrospeksi diri. (Dji/Koran HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar