Potensi dan Kesadaran Zakat di Pangandaran Perlu Dikembangkan

Bupati Jeje Wiradinata saat bersama Ketua Baznas Pangandaran dalam Rakerda Baznas di Aula Setda Pangandaran. Foto: Istimewa

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Badan Amil Zakat Nasional(Baznas) Kabupaten Pangandaran melaporkan pengumpulan hasil zakat mal selama tahun 2017 hampir mencapai Rp. 1 Miliar. Jumlah tersebut terdiri dari pengumpulan di Pangandaran yang mencapai Rp. 700 juta dan dari Provinsi Jabar sebanyak Rp. 200 juta.

Ketua Baznas Pangandaran, Hendri, dalam Rakerda Baznas di Aula Setda Pangandaran, mengatakan, bahwa melalui Rakerda tersebut diharapkan adanya kesamaan straregi dalam pengelolaan zakat demi mewujudkan visi dan misi serta program Baznas.

“Untuk menumbuhkan kesadaran zakat, infaq dan shodaqoh, maka sangat perlu sekali kita kuatkan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Sebab, ini yang menjadi salah satu ujung tombak dalam pengumpulan zakat di Pangandaran. Selain itu, dukungan dari semua pihak agar potensi yang ada bisa kita serap dan dalam pengelolaanya pun sesuai dengan prosedur,” jelasnya.

Cece Hidayat, Kepala Kemenag Pangandaran, menyampaikan, dirinya mengapresiasi Baznas  Pangandaran yang menggelar Rakerda. Hal itu sebagai bentuk keseriusan Baznas dalam pengelolaan dan penyaluran dana sebagaimana mestinya.

“Masukan saya, jika UPZ dikembangkan lagi, saya kira potensi zakat sangat besar sekali, apalagi dari PNS. Makanya, Baznas harus memiliki target capaian, pengumpulan, pendayagunaan, serta pendistribusian zakat,” kata Cece.

Dari Kemenag Pangandaran sendiri, Cece menambahkan, akan berusaha mengembangkan serta melakukan pemetaan potensi zakat yang ada di Pangandaran. Sebab, Kemenag memiliki tanggungjawab besar untuk pengembangan zakat, terutama di wilayah Pangandaran.

“Sebagai contoh, untuk bulan ini saja UPZ Kemenag sudah mengumpulkan sekitar Rp. 17 juta. Padahal, pegawai kita mencapai 300 PNS. Apalagi jika potensi tersebut kita gali di lingkungan Pemkab Pangandaran, tentu lebih besar lagi,” pungkas Cece.

Di tempat yang sama, Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, mengatakan, pengelolaan zakat harus dikelola sebaik-baiknya agar bisa memberikan manfaat. Maka dari itu, ia harap Baznas berusaha semaksimal mungkin agar kesadaran berzakat meningkat dan penyalurannya tepat sasaran kepada yang berhak.

“Kita harap Baznas selektif dalam penyaluran dananya dan sesuai dengan sasaran. Karena ini amanah, maka kita kelola sebaik mungkin,” ujarnya. (Mad/R6/HR-Online)

KOMENTAR ANDA