Selasa, Agustus 16, 2022
BerandaBerita PangandaranSelama Ramadhan, 51 Ribu Siswa di Pangandaran Belajar Agama

Selama Ramadhan, 51 Ribu Siswa di Pangandaran Belajar Agama

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Selama bulan suci ramadhan berlangsung, Pemkab Pangandaran mengeluarkan kebijakan kepada para pelajar untuk memperbanyak belajar agama. Melalui konsep seperti pendidikan keagamaan yang berlangsung di pondok pesantren serta madrasah di lingkungan masjid, mulai 26 Mei 2018 hingga 9 Juni 2018 nanti para siswa akan lebih banyak belajar keagamaan.

Kadisdikpora Pangandaran, Surman, menjelaskan, kegiatan tersebut berlaku bagi para siswa di tingkatan MI, SD, SMP dan MTs yang ada di Pangandaran. Melalui pendidikan keagamaan yang berlangsung selama dua minggu tersebut ia harap dapat berdampak positif terhadap para siswa, terutama soal pengetahuan keagamaan.

“Tentunya perilaku mereka setidaknya bisa berubah setelah mendapatkan pengetahuan agama dari pengajar. Sejak pukul 08.00 WIB hingga dzuhur untuk siswa SD dan MI, serta sampai sore hari untuk siswa MTs dan SMP akan diberikan pengetahuan agama. Ini kegiatan khusus di bulan ramadhan di Pangandaran,” jelas Surman kepada Koran HR, Senin (21/05/2018).

Adapun untuk penyelenggaraan kegiatan keagamaan tersebut, lanjut Surman, nantinya akan diserahkan kepada MUI di masing-masing kecamatan yang ada di Pangandaran, baik dari lokasi pembelajaran maupun pengajarnya.

“Pada saat proses belajar, para siswa juga akan didampingi oleh guru dari masing-masing sekolah untuk memastikan para siswa belajar agama dengan baik,” katanya.

Berdasarkan data yang dihimpun Koran HR, sebanyak 51 ribu siswa dari berbagai tingkatan tersebut bakal mengikuti kegiatan keagamaan dengan rincian 10 ribu siswa dari MI dan MTs, dan 41 ribu siswa dari SD dan SMP. Sementara itu, kegiatan ini langsung dibiayai oleh APBD Pangandaran tahun 2018.

“Setelah kegiatan ini selesai, nantinya para siswa melaporkan hasil evaluasinya ke guru masing-masing dengan buku yang sudah disiapkan. Semoga saja kegiatan ini berjalan dengan lancar dan bermanfaat bagi siswa di kemudian hari,” pungkasnya. (Ntang/Koran HR)