Banyak Pemudik Lewat Tol Cipali, Lalu Lintas di Jalur Selatan Banjar Lengang Kendaraan

Arus lalu lintas di jalan utama lintas selatan Kota Banjar, Jawa Barat, pada H-1 lebaran atau Kamis (14/6/2018) sore terpantau lengang. Foto: Hermanto/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Tak seperti tahun sebelumnya, arus lalu lintas di jalan utama lintas selatan Kota Banjar, Jawa Barat, pada H-1 lebaran atau Kamis (14/6/2018) sore terpantau lengang. Kondisi ini diprediksi dari imbas kendaraan pemudik yang lebih banyak memilih menggunakan Tol Cipali ketimbang menggunakan jalur selatan jawa untuk menuju daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Pantauan HR Online dari H -7 sampai H -1, arus kendaraan di jalur selatan jawa yang melewati Kota Banjar memang mengalami penurunan volume kendaraan apabila dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun kemarin saja, masih terjadi kemacetan selama dua hari jelang memasuki lebaran. Tahun ini, hanya kendaraan roda dua saja yang mendominasi jalur selatan dari arah Jawa Barat menuju Jawa Tengah.

Posko-posko mudik yang  berada di sepanjang jalur lintas selatan pun tampak tidak banyak aktifitas dan tidak banyak petugas yang berjaga. Seperti pantauan di Pospam Terpadu Cipadung, pada tahun-tahun sebelumnya, selalu padat oleh pemudik. Namun hingga H -1, belum tampak satu pun pemudik yang beristirahat.

“Kondisi dari H -7 sampai sekarang (H-1) arus lalu lintas lancar dan tidak terjadi kemacetan seperti tahun-tahun sebelumnya. Mungkin kondisi ini imbas dari kendaraan pemudik yang lebih memilih menggunakan jalan Tol Cipali,” kata Perwira Pengendali (Padal) Pospam Terpadu Cipadung, Ipda Toto, saat ditemui HR Online, Kamis (14/06/2018).

Namun, lanjut Toto, kondisi pasca lebaran diprediksi akan berbeda dengan saat ini. Karena pasca lebaran kendaraan arus balik akan bercampur dengan kendaraan arus wisata ke beberapa tempat rekreasi di Ciamis, Banjar, dan Pangandaran.

“Saat arus balik nanti masih ada kemungkinan akan terjadi padat kendaraan seperti tahun-tahun sebelumnya. Karena kendaraan pemudik akan bercampur dengan kendaraan warga yang akan berwisata,” katanya. (Hermanto/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA