Hendak Menyebrang Citanduy, Warga Pangandaran Ini Hilang Dibawa Makhluk Halus

Entang, warga Kalipucang yang dikabarkan hilang secara misterius. Foto: Istimewa

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Seorang warga Desa Cibuluh, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat yang bernama Entang membuat geger warga. Pasalnya, Entang yang berprofesi sebagai pengrajin kursi dari bamboo hilang secara misteri saat menyebrang Sungai Citanduy pada Rabu (08/06/2018) lalu.

Yayan, tetangga Entang, menjelaskan, bahwa kejadian tersebut bermula saat Entang akan menyebrang Sungai Citanduy sambil menunggu perahu rakit yang biasa digunakan warga untuk menyebrang.

“Waktunya itu menjelang maghrib. Menurut pengakuan Entang, saat di lokasi tiba-tiba ia merasa ditepuk pundaknya dari arah belakang. Seketika itu juga Entang langsung tak sadarkan diri hingga dinyatakan hilang selama dua hari,” jelasnya kepada Koran HR.

Karena hilangnya begitu misterius, warga sekitarpun langsung melaporkannya ke Polsek Kalipucang untuk dilakukan pencarian. Namun, upaya pencarian di sekitar lokasi dan pengumpulan keterangan dari keluarga serta warga tak membuahkan hasil.

“Pencarian mulai dari Banjarharja sampai Majingklak tidak membuahkan hasil. Setelah dua malam hilang, pihak keluarga dikejutkan dengan kedatangan Entang yang pulang dari Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah menggunakan kendaraan umum,” imbuh Yayan.

Setelah dimintai keterangan oleh keluarga dan warga, sambung Yayan, Entang mengaku dibawa oleh 6 makhluk halus sejenis jin ke sebuah keraton yang begitu megah. Saat dalam proses dibawa makhluk halus itu, Entang berkelahi dengan ratu tersebut hingga keratonnya hancur.

“Selama hilang itu, Entang terus menerus mengucapkan istighfar dan asma Alloh, termasuk saat bekelahi dengan ratu jin itu. Beruntung Entang selamat dan saat ia sadar berada di sebuah kebun pisang di wilayah Jeruklegi. Ia juga kaget karena daerah tersebut asing hingga Entang menyusuri jalan dengan berjalan kaki untuk menanyakan ke warga nama daerah tersebut,” ujarnya.

Ditemui terpisah, Imin, tukang rakit, mengaku dirinya ditelepon Entang yang akan menaiki rakit. Namun, saat akan menyambanginya, alangkah terkejutnya bukan Entang yang didapatkan, akan tetapi hanya ada roda dan barang-barang milik Entang di pinggir sungai.

“Dia langganan naik rakit saya. Saat kejadian itu, saya kaget sekali karena setelah telepon untuk naik rakit malah tidak ada. Makanya saya melaporkannya ke Polisi untuk dilakukan pencarian. Ternyata dia hilang dibawa makhluk halus,” terangnya.

Diketahui, Entang merupakan pengrajin bambu yang biasa berdagang di wilayah Cilacap. Selain itu, untuk mempercepat akses, Entang kerap memanfaatkan rakit untuk ke wilayah Cilacap dari rumahnya. (Ntang/Koran HR)

KOMENTAR ANDA