Ini 3 Titik Rawan Macet Kendaraan di Pangandaran pada Libur Lebaran

Antrian kemacetan kendaraan di jalur nasional menuju Kabupaten Pangandaran pada libur lebaran beberapa tahun lalu. Foto: Dokumentasi HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran menyebut terdapat tiga titik rawan macet kendaraan di wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, setiap musim libur lebaran (idul fitri). Tiga titik rawan macet itu terdapat di jalur nasional, yakni di kawasan Pasar Padaherang, pertigaan Kalipucang, dan bunderan tugu ikan marlin Pangandaran.

“Biasanya kemacetan mulai tampak setelah hari lebaran atau ketika kendaraan dengan tujuan wisata berdatangan dari berbagai daerah. Kami dari petugas gabungan sudah menerjunkan personil untuk membantu kelancaran lalu lintas apabila terjadi antrian kendaraan di sejumlah titik rawan macet,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran Saefuloh, Jum’at (15/06/2018).

Saefuloh melanjutkan, selain jalur nasional, kemacetan kendaraan pun diprediksi akan terjadi di sejumlah jalur menuju lokasi destinasi wisata.

“Untuk membantu kelancaran lalu lintas, kami sudah menyiapkan 80 personil yang sudah diterjunkan di sejumlah titik rawan macet. Petugas kami membantu pihak kepolisian dalam mengatur lalu lintas kendaraan yang masuk dan keluar wilayah Pangandaran,” ujarnya.

20 Unit AKDP Tambahan Disiapkan

Sementara itu, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di terminal Pangandaran pada musim arus balik lebaran, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat sudah menyiapkan 20 armada angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP) tambahan. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi penumpukan penumpang pada arus balik nanti.

“Penambahan armada sebagai antisipasi apabila terjadi lonjakan penumpang. Karena tidak tertutup kemungkinan ada juga penumpang dari warga yang berwisata atau tidak hanya dari para pemudik,” ungkap Koordinator Terminal Pangandaran Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat Dadan Hamdani.

Menurut Dadan,  saat ini AKDP jurusan Pangandaran yang beroperasi ada sekitar 35 armada dengan rute Jakarta, Bandung, Tangerang, Serang dan Yogyakarta,” ujarnya. (Mad2/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar