Minibus Vs Pick Up Terlibat Tabrakan, Traffic Light di Soponyono Banjar Dituding Jadi Penyebabnya

Mobil mini bus dengan pick up terlibat tabrakan di Jalan Letjen Soewarto atau tepatnya di perempatan lampu merah Soponyono Kota Banjar, Jawa Barat, Kamis (14/06/2018) sekitar pukul 04.00 WIB dini hari. Foto: Hermanto/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Akibat dua traffic light berbeda menyala hijau secara bersamaan dari dua arah di Jalan Letjen Soewarto atau tepatnya di perempatan lampu merah Soponyono Kota Banjar, Jawa Barat, mengakibatkan mobil mini bus dengan pick up terlibat tabrakan, Kamis (14/06/2018) sekitar pukul 04.00 WIB dini hari. Akibatnya, kedua mobil tersebut mengalami kerusakaan yang cukup parah di bagian depannya. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.

Dari informasi yang dihimpun HR Online, kecelakaan ini bermula ketika mobil minibus Toyota Rush bernopol T 1401 BD yang dikemudikan Ari (38) warga Purwakarta datang dari arah Alun-alun Banjar menuju arah Banjarsari. Saat berhenti di lampu merah Soponyono Cimenyan, dari arah berlawanan juga terdapat mobil Pick’up bernopol T 8535 B yang dikemudikan Hendra (30) warga Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, tengah berhenti menunggu lampu hijau menyala.

Namun, ketika dua traffic light yang berlawanan arah menyala lampu hijau secara bersamaan, kedua kendaraan pun melaju. Namun, karena kedua mobil langsung melaju kencang dan salah satunya berbelok ke kanan, akhirnya terjadi tabrakan.

Menurut Hendra, sopir pick up, mobilnya yang tengah mengangkut beras dari pasar Banjar, sudah pada posisi benar, karena berada di jalur seharusnya. Tetapi, menurutnya, dari arah berlawanan datang mobil rush melaju kencang dan kemudian menghantam mobilnya. Sementara Ari, sopir Toyota Rush, juga merasa benar. “Saya kan posisi jalur lurus. Tapi kenapa mobil pick up malah belok kanan hingga akhirnya tabrakan,” katanya.

Sementara itu, Wardan (42), warga Banjar yang menyaksikan kecelakaan tersebut, mengatakan, kedua mobil tersebut memang punya hak jalan. Karena traffic light keduanya sama-sama menyala lampu hijau.

“Seharusnya lampu hijau dari dua arah tidak perlu menyala bersamaan. Akibatnya ya seperti ini. Padahal sudah sering terjadi kecelakaan akibat lampu hijau menyala bersamaan dari dua arah berlawanan. Saya minta kepada instansi terkait untuk mengatur kembali traffic light tersebut,” tegasnya.

Akibat kejadian tersebut, satu penumpang minibus mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSUD. Kasus kecelakaan ini pun sudah ditangani oleh pihak Unit Laka Lantas Polres Banjar. (Hermanto/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar