Selama 2 Hari Libur Lebaran, 96.152 Wisatawan Berkunjung ke Pangandaran

Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso, saat memimpin langsung pengamanan libur Lebaran di kawasan objek wisata pantai Pangandaran, Minggu (17/05/2018). Foto: Humas Polres Ciamis

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-
Polres Ciamis mencatat sebanyak 96.152 wisatawan masuk ke sejumlah objek wisata yang ada di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pada pasca Lebaran (Idul Fitri) atau selama dua hari dari Sabtu (16/06/2018) hingga Minggu (17/06/2018). Dari jumlah itu diketahui sebanyak 96.146 wistawan domestik dan sebanyak 6 wisatawan dari mancanegara.

Selain itu, dalam hitungan selama dua hari pun tercatat kendaraan yang masuk ke objek wisata di Pangandaran, terdiri dari 9.368 kendaraan roda dua, 1.610 kendaraan roda empat, 6 wisatawan berjalan kaki, 5.974 mini bus kecil, 112 mini bus besar, 200 bus kecil, 83 bus sedang dan 29 bus besar.

Dari pantauan HR Online di lapangan pada Minggu (17/06/2018), tampak terjadi peningkatan volume kendaraan yang cukup signifikan dibanding hari sebelumnya pada hari libur kedua pasca Lebaran atau pada Minggu (17/06/2018). Akibatnya, dari pagi sampai malam terlihat terjadi kemacetan parah di dua titik menuju dua objek wisata, yakni di jalur pintu masuk menuju objek wisata pantai Pangandaran dan pintu masuk menuju objek wisata pantai Batukaras.

Kapolres Ciamis, AKBP Bismo Teguh Prakoso, saat ditemui di sela-sela pengamanan Libur Lebaran, di pintu masuk objek wisata pantai Pangandaran, Minggu (17/06/2018), mengatakan, untuk mengurai kemacetan setelah terjadi lonjakan volume kendaraan pada hari kedua lebaran, pihaknya bersama Pemkab Pangandaran melakukan rekayasa one way, pengalihan arus, penyediaan tambahan alokasi parkir dan penutupan arus masuk selama 30 menit ketika kondisi kendaraan di dalam kawasan pantai Pangandaran penuh.

“Alhamdulilah upaya yang kami lakukan berhasil mengurai kemacetan kendaraan.  Setelah penumpukan kendaraan di dalam kawasan pantai sudah menurun, kemudian kami membuka kembali arus masuk wisatawan,” ujarnya.

Sementara terkait banyaknya pengunjung anak-anak yang terpisah dari orangtuanya saat bermain di pantai Pangandaran, Bismo mengatakan, pihaknya bersama Lifeguard, Polair Polda Jabar, Basarnas, melakukan upaya bersama membantu menemukan keluarga yang terpisah dengan anaknya.

“Dalam membantu menemukan keluarga yang terpisah, kami pun berusaha untuk menenangkan si anak agar tidak panik dan bisa memberikan informasi terkait identitas orangtuanya. Setelah dilakukan pencarian, baik dengan cara pengumuman mengunakan pengeras suara dan upaya lainnya, Alhamdulillah seluruh anak yang terpisah bisa dipertemukan kembali dengan orang tuanya,” ungkapnya.

Selain itu, kata Bismo, pihaknya pun memberikan pesan Kamtibmas kepada para pengunjung agar berhati-hati dan bisa menjaga diri selama berlibur di kawasan objek wisata. (R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA