Teleconference dengan Disdik Jabar, SMKN 3 Banjar Sampaikan Hasil Sementara PPDB

Ketua panitia Penerimaan Peserta Didik Baru SMK Negeri 3 Kota Banjar, Ishak, saat melakukan teleconference dengan Sekdis Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Firman Adam. Photo: Nanang Supendi/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Ketua panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMK Negeri 3 Kota Banjar, Ishak, melakukan teleconference dengan Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat, sekaligus Ketua PPDB Jawa Barat, Firman Adam, Rabu (06/06/2018).

Teleconference bagi SMKN 3 Kota Banjar, yang dilakukan di ruang sekretariat PPDB sekolah tersebut bertujuan untuk menyampaikan evaluasi, dan hasil sementara pelaksanaan PPDB yang dilaksanakan oleh SMKN 3 Kota Banjar sejak Senin-Rabu (04-6/06/2018). Sedangkan, bagi Disdik Jabar, teleconference dilakukan dalam rangka meninjau seluruh kegiatan PPDB pada seluruh SMA/SMK di Provinsi Jabar.

“Teleconference dengan Sekdis Disdik Jabar ini sebagaimana jadwal yang sudah diterima kami sebelumnya. Kita menyampaikan hasil sementara PPDB SMKN 3 Kota Banjar,” kata Ishak, kepada HR Online, Rabu (06/06/2018).

Ishak juga mengatakan, SMKN 3 Kota Banjar di tahun ajaran 2017/2018, mendapatkan kuota dalam penerimaan siswa baru sebanyak 540 orang atau 15 rombongan belajar (rombel), untuk beberapa jurusan yang tersedia.

“Pelaksanaan PPDB mulai tanggal 4 sampai 8 Juni ini merupakan jalur non-SHUN, yakni untuk keluarga tidak mampu atau KTM, penghargaan maslahat guru atau PMG, anak berkebutuhan khusus atau ABK disabilitas, parga penduduk setempat atau WPS, dan jalur prestasi. Hasilnya akan diumumkan 30 Juni mendatang,” paparnya.

Sementara, untuk jalur SHUN, pendaftarannya dilaksanakan mulai tanggal 5-10 Juli 2018, dan akan dilaksanakan test akademik pada 11 Juli 2018, dan pengumuman diterima atau hasilnya tanggal 12 Juli 2018. Sedangkan, untuk kegiatan belajar mengajar akan dimulai 17 Juli 2018.

“SMKN 3 Banjar siap melaksanakan PPDB sesuai ketentuan yang diterima. Insya Allah, kami akan konsekuen dan tidak akan melakukan kecurangan. Jumlah ruang kegiatan belajar yang tersedia sesuai rombel yang akan diterima,” pungkas Ishak. (Nanks/R3/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar