Sabtu, Juli 2, 2022
BerandaBerita Pangandaran57 Sekolah di Pangandaran Dapat Bantuan Rehab

57 Sekolah di Pangandaran Dapat Bantuan Rehab

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Pada bulan Juli 2018 sebanyak 57 sekolah di Kabupaten Pangandaran yang mengalami kerusakan dilakukan perbaikan atau rehab, baik SD maupun SMP. Meski bantuan yang diterima masing-masing sekolah berbeda jenisnya, namun proses belajar dan mengajar dipastikan tidak akan terganggu.

Sekretaris Disdipora Pangandaran, Agus Nurdin, mengatakan, proses perbaikan 57 sekolah di Pangandaran tersebut merupakan bantuan fisik dari pemerintah tahun 2018. Melalui bantuan tersebut, ia harap sekolah yang mendapatkan untuk terbuka dengan masyarakat, yakni komite sekolah.

“Kita tidak ingin sekolah yang menerima itu menyimpang dari RAB, Juklak dan Juknis yang sudah ada. Jika pun nanti ada, kita akan tegur langsung,” tegasnya.

Kepala SDN 1 Emplak Kecamatan Kalipucang, Hadijah, mengatakan, sekolahnya merupakan salah satu di antara 57 sekolah yang mendapatkan bantuan perbaikan dari pemerintah. Bahkan, bantuan perbaikan di sekolahnya tersebut mencapai 6 ruangan kelas.

“Sekolah kita dibangun tahun 1961 saat masih Ciamis dan terakhir mendapatkan bantuan itu tahun 2012. Alhamdulillah tahun 2018 ini kita mendapatkan bantuan. Kami pastikan pelaksanaannya sesuai dengan RAB, Juklak dan Juknis yang ada. Bahkan, kami pastikan beberpa minggu ke depan sudah selesai,” terangnya kepada Koran HR, Senin (16/07/2018).

Meski ruangan yang diperbaiki jumlahnya cukup banyak, lanjut Hadijah, namun proses belajar dan mengajar di sekolah tidak terganggu. Pasalnya, para siswa melakukan kegiatan belajar di teras hingga proses perbaikan selesai.

Ditemua terpisah, Rundana, Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Kalipucang, mengatakan, pihaknya selalu memantau proses kegiatan pembangunan di sekolah yang mendapatkan bantuan dari pemerintah. Hal itu untuk memastikan bahwa proses pelaksanaannya sesuai.

“Sejauh ini proses pembangunan rehab sekolah di Kecamatan Kalipucang berlangsung lancar. Mudah-mudahan setelah selesai para siswa bisa lebih tenang lagi belajarnya,” pungkasnya. (Ntang/Koran HR)

- Advertisment -