Akibat Belum juga Dibangun, Berem Jalan Bojongnangka Ciamis Sebabkan Lakalantas

Setelah pembangunan rigit jalan Buniasih atau Bojongnangka Purwadadi selesai dilaksanakan pada tahun 2017, di sepanjang jalan tersebut belum dilakukan pengarukan bibir jalan (berem), sehingga jalan tersebut kini rawan kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Foto : Suherman/ HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Masyarakat Dusun Buniasih, Desa Kutawaringin, Kecamatan Purwadadi, Kabuaten Ciamis, Jawa Barat, mengharapkan program pembangunan berem jalan dan Tembok Penahan Tebing (TPT) di jalan Bojongnangka segera dilaksanakan.

Pasalnya, setelah pembangunan rigit jalan Buniasih atau Bojongnangka Purwadadi selesai dilaksanakan pada tahun 2017 lalu, di sepanjang jalan tersebut belum dilakukan pengarukan bibir jalan (berem), sehingga jalan tersebut kini rawan kecelakaan lalu lintas (lakalantas).

Dede Rusnandar, Pemuda Dusun Buniasih, ketika dimintai tanggapan, Selasa (17/07/2018), menuturkan, pembangunan TPT di jalan Buniasih atau Bojongnangka Purwadadi sudah sepantasnya segera dibangun. Hal itu menyusul banyaknya insiden kecelakaan lalu lintas terjadi.

“Sejak dibangunnya jalan rigit dengan ketinggian hingga mencapai 45 centimeter tersebut, jalan ini menjadi rawan. Hal itu dikarenakan bahu jalan (berem) tidak ada. Maka dari itu kami berharap, Dinas PUPR Kabupaten Ciamis segera menganggarkan pembangunan TPT plus berem di sepanjang jalan ini,” katanya.

Menurut Dede, lebar jalan yang hanya 3,5 meter membuat kendaraan roda empat sulit saat berpapasan dengan kendaraan lain. Untuk itu, perlu secepatnya dilakukan pembereman sekaligus pembuatan TPT.

Dari pantauan Koran HR, jalan sepanjang kurang lebih 400 meter tersebut saat ini rawan kecelakaan. Kondisi itu disebabkan karena ketinggian bahu jalan yang tidak disertai pembereman sehingga mempersulit lalu lintas dua arah. Banyak kendaraan yang terperosok, terutama pengguna jalan yang belum mengetahui medan. (Suherman/Koran HR)

Loading...