Awas! Jangan Simpan 7 Benda Ini di Kamar Mandi

Ilustrasi seperangkat alat mandi. Photo: Net/Ist.

Berita Gaya Hidup, (harapanrakyat.com),- Apakah Anda tahu bahwa sebenarnya ada beberapa benda yang tidak boleh disimpan di kamar mandi? Karena, kelembaban dan panas di dalam kamar bisa menjadi tempat berkembang biaknya kuman dan bakteri.

Dikutip dari LifestyleLiputan6, Jum’at (06/07/2018), berikut ini beberapa benda yang tidak boleh disimpan di dalam kamar mandi;

Obat

Suhu di dalam kamar mandi bisa mengganggu stabilitas obat-obatan Anda, sehingga membuatnya jadi kurang efektif. Menyimpan obat di dalam kamar mandi juga membuat obat-obatan tersebut kadaluarsa lebih cepat dari tanggal yang telah ditentukan.

Makeup dan kuas makeup

Kelembaban dan panas di dalam kamar mandi dapat mengurangi masa hidup dari makeup maupun kuas makeup Anda. Selain itu, makeup dan kuas makeup yang disimpan di dalam kamar mandi hanya akan menjadi sarang kuman dan bakteri yang lebih banyak.

Parfum

Kelembaban dan suhu panas di kamar mandi bisa mempercepat proses oksidasi parfum, menghancurkan integritas molekul, serta dapat menyebabkan aroma parfum rusak lebih cepat. Jadi, sebaiknya Anda menyimpan parfum di dalam kamar tidur saja.

Silet

Benda ini biasanya sering disimpan di dalam kamar mandi. Padahal, akibat kelembaban yang lama bisa menumpulkan silet. Hal ini menyebabkan logam akan lebih cepat berkarat.

Elektronik

Kelembaban yang tinggi dapat merusak benda-benda elektronik, seperti radio, iPod, bahkan pengisi daya telepon seluler. Jadi sebaiknya jauhkan alat-alat elektronik Anda dari kamar mandi.

Cat kuku

Suhu panas di dalam kamar mandi bisa mengubah warna cat kuku. Sebaiknya cat kuku disimpan di dalam kulkas.

Tabir surya

Selain akan mempercepat kadaluarsa, tabir surya yang disimpan di kamar mandi juga akan menghilangkan kemampuannya untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Sebab, panas dan uap di dalam kamar mandi dapat membuat formula tabir surya terpisah, bahkan sampai membentuk jamur. (Eva/R3/HR-Online)

KOMENTAR ANDA