Selasa, Agustus 9, 2022
BerandaBerita PangandaranDiduga Korban Tabrak Lari, Nenek di Pangandaran Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan

Diduga Korban Tabrak Lari, Nenek di Pangandaran Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Seorang nenek tanpa identitas ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan dan tergeletak di pinggir jalan atau tepatnya di areal rest area Desa Cibenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat,  Senin (30/07/2018) pagi. Diduga si nenek tewas akibat aksi tabrak lari yang terjadi dini hari tadi.

Dari informasi yang dihimpun HR Online, warga di sekitar tempat kejadian tadi pagi dikagetkan dengan temuan mayat di pinggir jalan. Meski tidak ditemukan identitas pada pakaian korban, namun sebagian warga mengenali bahwa korban adalah penyandang penyakit kejiwaan. Sementara itu, tidak ada satupun warga yang mengetahui penyebab kematian korban. Hanya, apabila dilihat dari kondisi dan posisi korban saat ditemukan, diduga korban tewas akibat tertabrak kendaraan.

Menurut Syamsul, warga sektiar, warga tadi pagi dikejutkan dengan penemuan seorang wanita tua tergeletak di pinggir jalan dengan kondisi luka di bagian kepalanya. Saat diperiksa oleh warga, nenek itu ternyata sudah meninggal dunia. “Pada kepalanya bersimbah darah dan di beberapa bagian tubuhnya terdapat luka. Diduga korban tertabrak kendaraan atau korban tabrak lari,” ujarnya.

Meski tidak ada indentitas pada pakaian korban, lanjut dia, namun sebagian warga mengenali bahwa korban adalah penyandang penyakit kejiwaan. “Meski diduga korban tewas akibat tabrak lari, namun tidak ada satupun warga yang mengetahui penyebab kematian korban. Korban diketahui warga sudah tergeletak di pinggir jalan,”ujarnya.

Dia mengatakan, setelah korban ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa, warga langsung melaporkan ke pihak kepolisian. “Kami menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan apakah korban tewas akibat tertabrak atau karena sebab lain. Termasuk menyerahkan jasad korban kepada pihak keluarganya,” pungasnya. (Mad2/R2/HR-Online)