Sabtu, Agustus 20, 2022
BerandaBerita CiamisGaluh Etnic Carnival Jadi Agenda Wajib di Ciamis

Galuh Etnic Carnival Jadi Agenda Wajib di Ciamis

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Ribuan masyarakat tumpah ruah di kawasan alun-alun Taman Raflesia Ciamis untuk menyaksikan Galuh Etnic Festival (GEC) yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Ciamis. Dalam kegiatan itu, berbagai helaran kesenian dan kebudayaan dari berbagai daerah turut memeriahkan acara tersebut.

Bukan hanya dari Ciamis, helaran kesenian dan kebudayaan pada kegiatan GEC juga menampilkan kesenian dan kebudayaan dari luar daerah, seperti dari Bandung Barat, Banjar, Kuningan, Indramayu, Garut dan Reog Ponorogo.

“Kami ingin mengenalkan kesenian-kesenian asli Ciamis yang sering tampil di berbagai even daerah lain dan sering menjadi juara. Tidak dipungkiri masih banyak warga yang tidak tahu kesenian itu asalnya dari Ciamis,” kata Panitia GEC sekaligus Kasi Pembinaan Kesenian Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Ciamis, Eman Hermansyah, Selasa (17/07/2018).

Eman menjelaskan, hampir setiap tahun kesenian dari Ciamis sering diundang untuk tampil pada even kesenian dan kebudayaan yang digelar di kabupaten dan kota lain. Untuk itu, pihaknya juga sengaja mengundang beberapa daerah untuk ikut serta memeriahkan even GEC.

“Mudah-mudahan GEC ini menjadi festival tahunan, sehingga kedepan bisa mendatangkan wisatawan domestik ke Ciamis. Karena di Ciamis ini juga banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi, terutama wisata alam,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Eman menyebutkan kesenian asli Ciamis yang kini sudah terkenal di Indonesia, diantaranya Bebegig Sukamantri, Wayang Landung, Buta Batok Panjalu, Mabokuy Rajadesa dan Meng Meleng Winduraja.

“Untuk even pertama ini, kami tampilkan kesenian jawara (unggulan). Tapi kedepannya, kesenian dari setiap kecamatan akan kami tampilkan juga,” jelasnya.

Eman menambahkan, Pemerintah Kabupaten Ciamis berencana menjadi GEC sebagai agenda tahunan. Pada penyelenggaraan tahun-tahun mendatang, GEC akan lebih meriah dan menjadi salah satu agenda wisata yang harus dikunjungi wisatawan.

Kepala Disbudpora Kabupaten Ciamis, Max Sopyan, ketika ditemui awak media, Selasa (17/07/2018), menuturkan, GEC merupakan bagian dari rangkaian acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Ciamis ke 376.

Max membenarkan, GEC akan menjadi agenda wajib tahunan yang digelar dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Ciamis. GEC juga akan dijadikan sebagai ikon baru Kabupaten Ciamis untuk menarik wisatawan. 

Lebih lanjut, Max menjelaskan, GEC berhasil dilaksanakan karena melibatkan banyak pelaku kesenian dan kebudayaan yang ada di Kabupaten Ciamis. Termasuk melibatkan perwakilan generasi muda serta pelajar dari semua satuan pendidikan.

Fikri Hermansyah (24), warga Ciamis, ketika dimintai tanggapan, Selasa (17/07/2018), mengaku takjub dengan even GEC. Apalagi di dalamnya terdapat helaran kesenian dan kebudayaan tradisi leluhur asli Ciamis dan beberapa daerah.

“Walapun banyak ikon budaya dan kesenian yang identik dengan hantu, tetapi mempunyai makna yang dalam. Unik dan jarang ditemukan kesenian seperti ini,” katanya.

Dewi Pramita (18), warga Ciamis lainnya, ketika dimintai tanggapan, Selasa (17/07/2018), mengaku sangat terhibur oleheven GEC. Menurut dia, banyak kesenian unik yang ditampilkan dalam even tersebut.  

“Sayangnya, even GEC ini kurang tersosialisasikan. Padahal, even ini sangat unik dan bagus untuk mengenalkan kesenian dan kebudayaan daerah kepada generasi muda,” katanya. (Her2/Heri/Koran-HR)