Gerhana Bulan, Tokoh Ulama di Pangandaran Ini Ajak Umat Islam Sholat Sunnat

Ilustrasi kejadian gerhana bulan. Foto: Istimewa

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Tokoh ulama muda di Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran yang juga pengasuh Ponpes Al Ittihadiyah, H. Cecep Darus Ubaidillah mengajak umat Islam pada kejadian alam Gerhana Bulan yang akan terjadi pada Sabtu (28/07/2018), yang akan dimulai sekitar pukul 00.13 WIB.

Berdasarkan data yang dirilis BMKG, gerhana parsial mulai pada pukul 01:24 WIB dan gerhana total akan mulai pukul 02.30 WIB dengan puncak gerhana pada pukul 03.21 WIB. Sementara itu, gerhana total tersebut akan berakhir pada pukul 04.13 WIB dan secara keseluruhan proses gerhana parsial akan berakhir pada pukul 05.19 WIB.

“Kalau terjadi gerhana bulan atau gerhana matahari maka umat Islam disunnahkan melaksanakan sholat sunat gerhana, bahkan hukumnya sunnat muakad (sangat dianjurkan). Ini bukan berarti sujud kepada bulan atau bintang, karena kita hanya sujud kepada Alloh SWT,” kata H. Cecep kepada HR Online, Jum’at (27/07/2018).

H. Cecep menambahkan, dalam kejadian yang terbilang langka ini, umat muslim juga dianjurkan memperbanyak membaca takbir, tahmid dan tahlil serta dzikir. Hal ini menunjukkan tanda keagungan dan kekuasaan Alloh SWT serta manusia sebagai ciptaan-Nya harus menyadari atas kekuasaan Alloh SWT.

“Jadi, sekali lagi umat islam dianjurkan untuk sholat gerhana bulan nanti. Semoga dengan adanya kejadian alam ini, kita selalu ingat akan kekuasaan Sang Khaliq,” pungkasnya.

Kejadian gerhana ini juga menjadi yang terlama di abad-21 ini. Sedangkan untuk bisa menyaksikan gerhana tersebut, hampir seluruh wilayah di Indonesia bisa melihatnya.( Ceng/R6/HR-Online)

Loading...