Grand Livina Terjun ke Jurang Sedalam 5 Meter di Tanjakan Cibeka Ciamis

Mobil Nissan Grand Livina terjun ke jurang sedalam 5 meter di jalan tanjakan Cibeka, Desa Karangkamulyan, Kabupaten Ciamis. Photo: Heri Herdianto/HR.

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Sebuah mobil Nissan Grand Livina terjun ke jurang sedalam 5 meter di jalan tanjakan Cibeka, Desa Karangkamulyan, Kabupaten Ciamis, Jawa Babart, Selasa (03/07/2018) pagi tadi.

Mobil rombongan keluarga berpenumpang 8 orang itu mengalami kecelakaan tunggal saat menghindari tabrakan dengan bus yang datang dari arah berlawanan. Beruntung, 8 penumpang yang ada di dalamnya hanya mengalami luka ringan.

Lisa Sri Sugianti, pengemudi Grand Livina, mengatakan, ia bersama anggota keluarganya dari Jakarta menuju ke Banjarsari, Kabupaten Ciamis, untuk mengunjungi kerabatnya. Saat mengemudi, Lisa mengaku dirinya tidak merasa ngantuk lantaran sebelumnya sudah sempat beristirahat.

“Ketika tiba di lokasi itu jalannya kan menurun, dari arah berlawanan muncul mobil bus yang sedang menanjak dan hampir menghabiskan jalan sebelah kanan. Karena takut tabrakan, saya menghindar ke kiri lalu jatuh ke jurang. Tapi anehnya airbag tidak berfungsi,” jelas Lisa, saat ditemui di lokasi kejadian.

Tak lama berselang, warga sekitar yang mengetahui peristiwa itu langsung berdatangan untuk memberikan pertolongan. Karena posisi mobil terbalik, sehingga evakuasi korban pun cukup sulit. Namun, semua penumpang pun akhirnya berhasil diselamatkan.

Kepala Desa Karangkamulyan, M Abdul Haris, mengatakan, kecelakaan mobil masuk jurang di jalan tanjakan Cibeka yang merupakan Jalan Nasional Ciamis-Banjar ini memang sudah sering terjadi. Terutama saat malam hari, karena kondisi jalan yang menikung, menanjak dan menurun itu sangat gelap akibat lampu penerang jalan tidak berfungsi.

“Jalan jadi rawan kecelakaan dan sering terjadi mobil masuk jurang. Kondisinya kalau malam hari gelap, apalagi kondisi jalannya berupa tikungan kemudian turunan dan tanjakan. Ditambah lagi tidak ada penahan di pinggir jalan, jadi kendaraan langsung saja jatuh ke jurang,” jelas Haris.

Pihaknya berharap, pemerintah bisa segera melengkapi jalan tersebut dengan penahan sejumlah di titik-titik rawa. Sehingga, jika ada kendaraan yang nyelonong bisa tertahan, tidak sampai jatuh ke jurang. (Her2/R3/HR-Online)

KOMENTAR ANDA