Rabu, Agustus 17, 2022
BerandaBerita CiamisHarga Kelapa Terpuruk, Petani di Ciamis Beralih ke Koprah

Harga Kelapa Terpuruk, Petani di Ciamis Beralih ke Koprah

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Harga kelapa di pasaran saat ini berada di kisaran Rp. 700 sampai Rp. 1.600 perbutir. Banyak petani kemudian memilih mengolah kelapa menjadi koprah ketimbang menjualnya langsung. Hal itu terjadi lantaran harga kelapa akhir-akhir ini dalam kondisi terpuruk.

Didin (31), pedagang kelapa di Desa Sukanagara, Kecamatan Jatinagara, Kabupaten Ciamis,Jawa Barat, ketika dimintai tanggapan oleh Koran HR, Senin (23/07/2018), membenarkan, akibat turunnya harga kelapa di pasaran, banyak warga atau petani yang justru mengolah hasil panen kelapa menjadi koprah.

“Di wilayah ini, kebanyakan memilih mengolah kelapa menjadi koprah ketimbang dijual langsung gelundungan,” katanya.

Menurut Didin, hal itu sengaja dilakukan masyarakat untuk menyelamatkan hasil panen dan mengurangi kerugian. Masyarakat menganggap koprah lebih bernilai jual ketimbang menjual kelapa secara langsung.

“Harga koprah saat ini berkisar Rp. 5000 perkilogram. Meski harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mengolahnya (koprah), tapi kami kira itu tidak terlalu membuat kami merugi,” katanya.

Senada dengan itu, Agus  (38), pedagang kelapa di Pasar Rajadesa, ketika dimintai tanggapan, Senin (23/07/2018), membenarkan kondisi harga kelapa dalam kurun waktu beberapa bulan ini dalam kondisi terpuruk.

“Kelapa kualitas terbaik harganya Rp. 1.500 perbutir, kualitas rendah Rp. 1.000 perbutir, dan kualitas rendah Rp. 700 perbutir,” katanya.

Menurut Agus, harga kelapa di pasaran murah karena hasil panen kelapa saat ini masih lumayan melimpah. Karena kondisi itu, petani atau warga terpaksa tidak menjualnya langsung, melainkan mengolahnya menjadi koprah. (Heri/Koran-HR)