Kamis, Juli 7, 2022
BerandaBerita BanjarHari Terakhir Pendaftaran Calon Pilkades Kujangsari Banjar, Panitia Gelar Rakor

Hari Terakhir Pendaftaran Calon Pilkades Kujangsari Banjar, Panitia Gelar Rakor

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Hari terakhir pendaftaran, panitia pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kujangsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat, menggelar rapat koordinasi di Aula Desa Kujangsari, Kamis (19/07/2018).

Ketua panitia pelaksana Pilkades Kujangsari, Ma’mun Syarif, mengatakan, pihaknya akan mempersiapkan segala hal untuk suksesi Pilkades, salah satunya faktor keamanan. Tujuannya untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan sehingga Pilkades dapat berjalan aman, lancar dan berbudaya.

Dia juga menjelaskan, dalam pengarahan masyarakat (pemilih) akan dipersiapkan dengan  matang. Namun, calon yang ikut serta dalam Pilkades Kujangsari dilarang memobilisasi masyarakat untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Pada hari terkhir pendaftaran hingga sore hari Kamis ini, sudah tiga bakal calon yang telah menyerahkan berkas. Kami juga akan melakukan pengecekan berkas yang telah diserahkan oleh bakal calon kepala desa secara detail,” jelas Ma’mun.

Ditemui di tempat yang sama, Ketua Pengawas Pilkades Kujangsari, Miftahudin, mengatakan, segala berkas pendaftaran yang telah masuk akan dilakukan pengecekan secara faktual. Hal itu dimaksudkan supaya berkas yang masuk adalah benar, bukan berkas palsu.

“Untuk mengecek keaslian berkas yang telah diberikan, panitia harus mengacek berkas tersebut secara faktual,” kata Miftahudin.

Sementara itu, Sekdes Kujangsari, Aris Somantri, mengajak kepada seluruh elemen masyarakat di desanya untuk bersinergis dalam suksesi Pilkades Kujangsari. Karena, kelancaran Pilkades akan berjalan apabila antar pihak dapat bekerja sama.

“Setelah berakhirnya waktu pendaftaran, maka panitia tidak diperkenankan menerima berkas pendaftaran kembali. Makanya harus membuat berita acara penutupan pendaftaran yang disaksikan oleh Pemdes, Panwas dan pihak keamanan,” tandas Aris. (Wahyu/R3/HR-Online)