Hindari Tabrak Kucing, Pemotor di Pangandaran Malah Terjatuh Hingga Tewas

Lokasi kejadian kecelakaan yang mengakibatkan pemotor yang diketahui bernama Jahari (52), warga Dusun Balengbeng, RT 06/RW 02 Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, tewas setelah mengalami kecelakaan tunggal di jalur Bojongsalawe, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (18/07/2018) malam. Foto: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Seorang pemotor yang diketahui bernama Jahari (52), warga Dusun Balengbeng, RT 06/RW 02 Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, dilaporkan tewas setelah mengalami kecelakaan tunggal di jalur Bojongsalawe, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (18/07/2018) sekitar pukull 19.00 WIB. Diduga korban terjatuh dari sepeda motornya setelah menghindar agar tidak menabrak seekor kucing yang menyebrang di jalan raya.

Menurut, Dede Rusman, warga Perum Bojongsalawe, saat dirinya tengah berada tak jauh dari tempat kejadian, terdengar suara seperti benturan keras dari arah jalan. Saat dilihat ke jalan, kata dia, ternyata korban sudah tergeletak di tengah jalan.

“Saya tidak melihat persis saat korban terjatuh dari sepeda motornya. Karena pandangan saya waktu itu tidak menghadap ke arah jalan. Setelah mendengar suara keras, saya langsung berbalik dan terlihat korban sudah tergeletak di tengah jalan. Korban datang dari arah Batuhiu menuju Bojongsalawe,” ujarnya.

Namun, lanjut Dede, menurut warga lain yang melihat saat kejadian, korban sebelum terjatuh sempat menghindar agar sepeda motornya tidak menabrak seekor kucing. Tetapi, upaya itu malah menjadi malapetaka bagi korban. “Mungkin korban panik saat melihat kucing berada di depannya. Kemudian korban membantingkan sepeda motornya ke arah kiri agar tidak menabrak kucing. Tetapi upaya itu malah membuat korban terjatuh,” terangnya.

Saat ditemukan tergelak di tengah jalan, kata Dede, tubuh korban sempat terlihat bergerak dan kondisinya masih hidup. Namun, saat di perjalanan menuju Puskesmas Parigi, korban menghembuskan nafas terakhirnya. “Korban meninggal dunia saat berada di dalam ambulan atau saat menuju perjalanan ke puskesmas,” pungkasnya. (Mad2/R2/HR-Online)