Rabu, Agustus 17, 2022
BerandaBerita CiamisNyaris Ambruk, GOR Jayasantana Cipaku Ciamis Ditutup Sementara

Nyaris Ambruk, GOR Jayasantana Cipaku Ciamis Ditutup Sementara

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Gedung Olah Raga (GOR) Jayasantana milik Pemerintah Desa Ciakar, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kondisinya rusak parah. Pasalnya, bagian atap dan kayu penyangga GOR Jayasantana lapuk dimakan usia. Warga pun meminta pemerintah segera memperbaiki kerusakan GOR tersebut.

Rohili, penggemar olahraga, ketika ditemui Koran HR, Selasa (10/07/2018), mengatakan, kerusakan GOR Jayasantan sudah berlangsung lama. Kerusakan GOR tersebut semakin hari semakin bertambah parah.

“Sebagian atap dan kayu penyangga sudah berjatuhan. Apabila hujan turun, air mengguyur dan membanjiri ruangan. GOR pun tidak bisa digunakan, sebab ruangannya sudah tidak layak pakai,” katanya.

Menurut Rohili, sayang apabila GOR Jayasantana dibiarkan hingga ambruk. Alasannya karena GOR Jayasantana merupakan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat penggemar olahraga bulutangkis.

Senada dengan itu, Jamal, pemuda setempat, ketika ditemui Koran HR, Selasa (10/07/2018), mengatakan, keberadaan GOR Jayasantana bisa memiliki fungsi yang multiguna. Selain bulutngkis, GOR tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga bolavoli dan futsal.

“GOR ini juga bisa disewakan untuk even-even tertentu, dengan kata lain bisa menjadi sumber pendapatan bagi desa,” katanya.

Di tempat terpisah, Kepala Desa Ciakar, Sulaeman Nur Djamal, ketika ditemui Koran HR, Selasa (10/07/2018), membenarkan kondisi GOR Jayasantana yang kini nyaris ambruk. Menurut dia, sementara ini GOR ditutup dari aktifitas olahrag sampai ada perbaikan.

“Dalam waktu dekat ini akan diperbaiki, dengan anggaran dari Dana Desa (DD) tahap dua,” katanya.

Menurut Sulaeman, pihaknya sudah mengusulkan perbaikan GOR Jayasantana kepada Pemerintah Kabupaten Ciamis dan Provinsi Jawa Barat. Hanya saja sampi saat ini usulan tersebut belum direspon dan direalisasikan.

“Makanya. LPM dan lapisan masyarakat sepakat DD tahap dua digunakan untuk memperbaiki GOR. Karena anggarannya terbatas, sementara ini kita fokus untuk program perbaikan saja,” katanya. (Dji/Koran HR)