Partisipasi Pemilih Pilgub di Pangandaran Tertinggi Kedua di Jabar

Ilustrasi Penghitungan Suara. Foto: Ist/Net

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Pasca Pilgub Jabar yang digelar pada Rabu (27/06/2018) kemarin, KPU Kabupaten Pangandaran mengklaim angka partisipasi pemilih mengalami peningkatan sampai 1,59 persen dibanding tahun 2015 lalu pada Pilbup Pangandaran yang mencapai 77,94 persen.

Ketua KPU Pangandaran, Wiyono Budi Santosa, mengatakan, bahwa kenaikan partisipasi pemilih tersebut dari 10 kecamatan yang ada di Pangandaran terdapat 6 kecamatan dan 3 kecamatan mengalami penurunan. Sementara itu, 1 kecamatan lainnya masih tetap persentasenya.

“Kecamatan yang naik di antaranya, Cigugur 0,86 persen, Cijulang 0,66 persen, Padaherang 4,63 persen, Mangunjaya 4,14 persen, Langkaplancar 4,5 persen, dan Sidamulih naik menjadi 0,28 persen. Sementara kecamatan yang menurun antara lain, Cimerak mencapai 0,59 persen, Pangandaran 0,43 persen, Parigi 0,48 persen dan Kecamatan Kalipucang masih tetap pada 76,65 persen angka partisipasi pemilihnya,” jelas Wiyono.

Wiyono menambahkan, Kabupaten Pangandaran menduduki posisi tertinggi kedua dalam partisipasi pemilih pada Pilgub Jabar setelah Kota Tasikmalaya yang mencapai angka 81 persen. Melalui grafik angka partisipasi masyarakat dalam Pilgub Jabar ini, KPU Pangandaran bakal focus pada kecamatan yang mengalami penurunan, seperti di Cimerak, Pangandaran dan Parigi.

“Ini menandakan kesadaran masyarakat Pangandaran untuk berpolitik sudah meningkat, juga data base DPT kita yang sudah baik. Insya Alloh nanti pada tanggal 5 Juli besok kita akan menggelar rapat pleno tingkat Kabupaten,” pungkas Wiyono Budi Santosa. (Mad/R6/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar