(Pilkada Banjar) Ade Uu-Nana Unggul di Langensari

PPK Langensari menyelesaikan rapat pleno penghitungan suara, Sabtu (30/06/2018), pukul 14.30 WIB. Foto : Nanang Supendi/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Langensari, Kota Banjar, sudah menyelesaikan penghitungan suara Pilgub Jawa Barat dan Pilwalkot Banjar 2018, Sabtu (30/06/2018), pukul 14.30 WIB.

Sehingga PPK Langensari menjadi yang pertama dari empat kecamatan yang ada di Kota Banjar, yang sudah menyelesaikan rapat pleno penghitungan suara. Sementara informasi yang diterima HR Online, tiga kecamatan lain masih dalam proses.

Hasil penghitungan untuk Pilwalkot Banjar di Kec. Langensari, pasangan nomor urut 1, Ade Uu-Nana unggul dengan raihan persentase suara 60,71% dengan jumlah suara total 18.410. Sementara pesaingnya pasangan nomor urut 2, Maman-Irma hanya 39,29% atau dengan 11.913 suara.

Dari total surat suara 31.146, untuk suara sah sebanyak 30.323 dan surat suara tidak sah 823.

Sementara untuk Pilgub Jabar, pasangan nomor urut 1, Rindu unggul dengan perolehan 11.606 suara, pasangan nomor urut 2 Hasanah meraih 4.668 suara, pasangan nomor urut 3 Asyik meraih 3.765 suara, dan pasangan nomor urut 4, 2DM meraih 10.020 suara.

Surat suara sah 30.059, surat suara tidak sah 1.091, surat suara sah dan tidak sah  sebanyak 31.150.

Ketua PPK Langensari, Mujahid merasa bersyukur rapat pleno penghitungan suara berjalan aman dan terkendali.

“Alhamdulillah lancar, tanpa ekses. Ya wajar ada sedikit koreksi dari saksi terkait administrasi penulisan oleh KPPS. Walau begitu, tak menggangu atau merubah jumlah suara,” ujarnya.

Dia juga mengapresiasi terhadap warga Kec. Langensari yang cukup antusias mengikuti Pilkada tahun ini. Terbukti partisipasi meningkat yaitu sekitar 76 % dibanding pilkada empat tahun sebelumnya yang hanya berkisar dibawah 70%.

“Dari DPT 40.680, yang menyalurkan hak pilihnya 31.151. Jadi sekitar 76% yang mencoblos,” tuturnya.

Sementara Komisioner KPU Kota Banjar, Sofyan menyebutkan, bahwa penghitungan suara di PKK Langensari yang paling dulu selesai dibanding kecamatan lain di Kota Banjar.

“Bahkan, terbilang prosesnya juga tak menemui kendala berarti atau lancar. Meski memang ada kekeliruan administrasi dalam penulisan di sebuah form yang dilakukan KPPS. Tapi clear, para saksi memahami atas human error KPPS yang diakibatkan lelah mungkin,” ujarnya.

Setelah ini, pleno di KPU Kota Banjar direncanakan pada tanggal 4-6 Juli 2018 (Nanks/R5/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar