Rebut Hati Masyarakat Papua, Satgas 323 Kostrad Terima Penyerahan Senjata Rakitan

Warga saat menyerahkan senjata ke petugas. Foto: Istimewa

Berita, (harapanrakyat.com),- Masyarakat di sekitar jajaran Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 323/BP Kostrad yang kelima kalinya menyerahkan senjata api rakitan yang selama ini disimpan. Warga kampong Persiapan Naga yang berinisial JJ (37) menyerahkan senjata ke Danpos Camp Modern Serma Jery Kurniawan, Jum’at (27/07/2018).

Komandan Pos Camp Modern, Serma Jery, mengatakan, selama ini anggota posnya aktif melakukan kegiatan bersama warga Kampung Naga yang mana sebagai kampung binaannya, baik dalam kegiatan di bidang kesehatan, pendidikan, maupun olahraga secara rutin bersama warga yang teridri 70 kepala keluarga (KK) itu.

“Dari kedekatan kita dengan warga sehingga terbentuk keakraban. Makanya, mereka secara sukarela menyerahkan senjata ke kami,” jelasnya.

Serma Jery menambahkan, bahwa JJ bersama saudaranya sering keluar masuk perbatasan RI-PNG ke Pos sekitar pukul 14.30 WIT. Makanya, aktivitas JJ langsung dilaporkan ke Komando Taktis Satgas Yonif Raider 323/BP Kostrad di Asiki.

Sementara itu, Komandan Satgas 323 Letkol Inf Agust Jovan Latuconsina, mengatakan, dengan adanya masyarakat yang masih menyimpan senjata api rakitan merupakan bentuk kerawanan yang masih ada di tengah lingkungan para prajurit yang bertugas. Sehingga, agar tercipta kondisi yang konsdusif, pihaknya menghimbau kepada masyarakat lainnya untuk menyerahkan senjata, baik rakitan maupun pabrikan kepada petugas.

“Tidak perlu lagi warga sipil memiliki senjata api, baik rakitan apalagi pabrikan. Sebab dapat menimbulkan kerawanan apabila terjadi gesekan di masyarakat,” imbuhnya.

Di lokasi yang sama, Dani, Ketua RT Kampung Naga, mengatakan, anggota Satgas TNI di wilayahnya selalu berpartisipasi dalam membina hubungan baik dengan warga.

“Makanya dengan adanya ini kita sangat terbantu, apalagi ketika ada persoalan yang kerap terjadi di tengah masyarakat Kampung Naga,” pungkasnya. (Muhafid/R6/HR-Online)

KOMENTAR ANDA