Jumat, Agustus 19, 2022
BerandaBerita BanjarSport Center Kurang Terawat, Dispora Banjar : SDM dan Anggaran Perawatan Minim

Sport Center Kurang Terawat, Dispora Banjar : SDM dan Anggaran Perawatan Minim

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Terbatasnya Sumber Daya Manusia (SDM) pekerja kebersihan dan anggaran perawatan menjadi penyebab fasilitas pendukung di Stadion Sport Center Langensari, Kota Banjar, kurang terawat.

Hal itu dikatakan Kabid. Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Banjar, Adeng Hendrawan, kepada Koran HR, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (06/07/2018), yang mana dinasnya selaku pengelola Stadion Sport Center Langensari.

Pernyataan itu terkait adanya sorotan warga terhadap kondisi sejumlah fasilitas yang ada di Sport Center Langensari, seperti beberapa ruang toilet yang kotor dan rusak pada bagian WC, dan lantainya dipenuhi air serta bau pesing.

Selain itu, lampu penerangan yang ada di sekeliling stadion juga tak berfungsi, sehingga saat malam hari terlihat gelap gulita. Belum lagi rumput ilalang tampak tumbuh subuh di bagian pinggir pagar area stadion.

“Ya, bukannya tidak dirawat, tapi pekerja yang sudah ditugaskan atau ditempatkan untuk melakukan perawatan fasilitas pendukung di Sport Center ini kewalahan. Ini akibat faktor SDM pekerja yang ada, dan juga memang anggaran perawatannya minim dan terbatas,” terang Adeng.

Yang jelas, pihak dinasnya selaku pengelola Sport Center hanya mendapatkan anggaran perawatan dalam setiap tahunnya begitu minim. Untuk tahun ini diberikan anggaran untuk perawatan khusus Sport Center sekitar Rp.80 juta.

Menurut Adeng, anggaran perawatan sebesar itu tidak akan cukup untuk mengurus semua fasilitas yang ada. Meski begitu, pihaknya harus bisa mengoptimalkan penggunaannya, termasuk yang tahun sebelumnya juga digunakan sebagaimana peruntukkannya.

Lebih lanjut Adeng mengatakan, item penggunaan anggaran sebesar itu dialokasikan untuk perawatan rumput lapangan sepakbola, seperti beli pupuk dan bensin mesin potong rumput, serta biaya penyiraman rumputnya. Termasuk perawatan kebersihan fasilitas pendukung di dalam ruangan Sport Center, dan perawatan fasilitas lainnya.

“Intinya, biaya pemelihaaan gedung Sport Center berikut dengan kantor dinasnya ini terpisah. Kalau untuk biaya pemeliharaan kantor dinas tentu ada lagi. Itu semua anggarannya di kelola sekretariat Dispora, bukan langsung oleh bidang kami,” katanya.

Pihaknya menilai, untuk mengoptimalkan lagi pemeliharaan gedung Sport Center berikut fasilitas-fasilitas pendukungnya, maka diperlukan adanya penambahan tenaga kebersihan dan tentunya perlu ditopang juga penambahan anggaran pemeliharaannya. Bahkan, demi tertibnya pengelolaan Sport Center, pihaknya sudah mengajukan draf Perda untuk segera dibahas DPRD Kota Banjar.

“Sedangkan, soal PJU di sekeliling area Sport Center yang padam dan tak berfungsi itu, sudah sejak lama dilaporkan beberapa kali oleh kami kepada pihak Dinas PU. Tapi entah kenapa pula belum juga diperbaiki,” pungkas Adeng. (Nanks/Koran HR)