Wisata Kedunglumpang Pangandaran Tambah 5 Wahana Baru

Flying Fox di wisata Kedunglumpang, Desa Kedungwuluh, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran. Foto: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Wisata Kedunglumpang pass yang berlokasi di Desa Kedungwuluh, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran semakin mengalami kemajuan. Wisata yang menawarkan pesona alam tersebut kini sudah memiliki 5 wahana out bond baru yang siap digunakan masyarakat.

Lokasi wisata yang berjarak dari pemukiman sekitar 200 meter dan dari pusat kecamatan sekitar 1 kilometer ini memiliki curug dengan 8 tingkatan dari hulu sampai ke hilir Sungai Cilalay. Sementara itu, sungai yang aman untuk berenang ini juga terdapat air terjun dengan tinggi sekitar 80 meter.

Obyek wisata yang digagas oleh Kelompok Penggerak Pariwisata Desa Kedungwuluh tersebut mempunyai banyak wahana permainan alam atau lebih dikenal dengan Wahana out bound, Gua Lalay, Gua Tumang. Selain itu, juga ada Situ Gede atau telaga serta mandi air hangat.

Ketua Kelompok penggerak pariwisata (Kompepar) Desa Kedungwuluh, Asep Setiawan, mengatakan, Kedunglumpang pass ini sudah mulai ada tambahan 5 wahana baru, yakni rintang alam atau out bond serta mandi air hangat. Mengingat musim kemarau, air yang dari hulu sedikit. Sehingga wahana kolam untuk berenang masih perlu adanya pembenahan.

“Pengunjung meningkat 5 kali lipat di musim liburan lebaran ini. Rata-rata pengunjung kebanyakan baru dari sekitar wilayah Padaherang, seperti Banjarsari, Kota Banjar, Kalipucang dan sekitarnya,” jelas Asep Setiawan saat berbincang dengan Koran HR, Minggu (01/7/2018).

Asep Setiawan menambahkan, pihaknya menambah paket 5 wahana baru ini agar lebih meningkatkan pelayanan serta tambahan hiburan. Di samping itu, pihaknya juga menyiapkan hiburan live musik ala daerah Padaherang.

“Pengunjung jangan khawatir, karena di Curug Kedunglumpang semua wahana didampingi tenaga profesional, bahkan pemandunya juga sudah bersertifikat,” pungkas Asep Setiawan.

Sementara itu, salah seorang crew pengelola Kedunglumpang pass, Fany Ratna Setiani (22), mengatakan, tiket masuk ke lokasi wisata tersebut tidak ditarif atau masih bersifat sukarela. Lokasi yang dibuka mulai pukul 07.00 WIB sampai 17.00 WIB ini juga bisa digunakan untuk kemping, meski terbatas 4 sampai 5 tenda saja.

“Hampir semua curug bisa untuk berenang dan yang paling dalam itu di curug yang paling atas. Untuk harga 5 paket wahana out bond kita bandrol Rp.15 ribu semuanya,” pungkas Fany Ratna.

Yuliah, salah seorang pengunjung asal Cilacap, mengatakan, dirinya baru pertama kali datang ke Kedunglumpang dari anaknya yang berada di Padaherang. Karena lokasinya nyaman serta masih asri alamnya, lokasi tersebut menurutnya sangat cocok untuk menghabiskan waktu saat libur.

“Suasananya nyaman, asri serta pesona keindahan alamnya membuat saya semakin betah. Apalagi wahananya juga cukup menarik, sampai cucu saya ketagihan naik flying fox,” pungkas Yuliah. (Mad/Koran HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar