Dalam Semalam 22 Ekor Domba di Cimerak Pangandaran Raib Digusur Maling

Kondisi kandang domba setelah terjadi pencurian di blok Jumlengan Dusun Cikahuripan RT 01/RW01, Desa Cimerak, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran. Pencurian terjadi pada Selasa (31/07/2018) dini hari. Foto: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Dalam semalam, 22 ekor domba milik warga di Desa Cimerak dan Desa Masawah, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dilaporkan raib digusur maling. Kejadian pencurian itu diperkirakan terjadi pada Selasa (31/07/2018) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari dan baru diketahui oleh pemiliknya pada pagi harinya.

Dari informasi yang dihimpun HR Online, pencurian domba ini terjadi di blok Jumlengan Dusun Cikahuripan RT 01/RW01, Desa Cimerak, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran. Di Desa Cimerak dilaporkan 17 ekor domba hilang. Sementara di Dusun Cibuluh, Desa Masawah, Kecamatan Cimerak, sebanyak 5 ekor domba raib pada malam yang bersamaan.

Ketua RT 01/01 Dusun Cikahuripan, Desa Cimerak, Asep Yoga (35), mengatakan, kehilangan 22 ekor domba dalam semalam yang terjadi di Desa Masawah dan Desa Cimerak diduga dilakukan oleh komplotan pencuri yang sama. Karena, menurutnya, meski berbeda wilayah desa, namun jaraknya berdekatan atau berada di perbatasan.

“Kami menduga pelakunya sama. Dan ini dilakukan oleh komplotan yang pelakunya lebih dari tiga orang. Bayangkan saja mencuri 22 ekor dalam semalam tidak mungkin diilakukan oleh satu atau dua orang,” ujarnya, Kamis (02/08/2018).

Asep mengatakan, dari laporan warganya, memang pada malam sebelum terjadi kehilangan domba, petugas ronda melihat ada mobil box terparkir di Jalan Bantarpanjang atau di perbatasan Desa Masawah dengan Desa Cimerak. Namun, kata dia, waktu itu warga tidak curiga bahwa di dalam mobil itu adalah pelaku kejahatan.

“Warga mengira mobil box itu milik warga sekitar. Karena memang ada warga yang memiliki mobil box seperti itu. Selain itu, apabila dilihat dari dari jejaknya, pencuri membawa domba ke arah barat yang dimana kondisinya gelap dan jarang rumah penduduk. Makanya, gerak-gerik mereka sama sekali tidak diketahui warga,” ujarnya.

Menurut Asep, domba yang digusur maling di Desa Cimerak diantaranya milik Jujun 5 ekor, milik Samidin 5 ekor, milik Suded 2 ekor dan milik Uuh 7 ekor. Sementara 5 ekor domba yang diraib di Desa Masawah belum diketahui pemiliknya. (Mad2/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA