Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Digelar di Pangandaran

Kegiatan Harganas dan Hari Anak di Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran. Foto: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional XXV dan Hari Anak XXXIV, BKKBN Provinsi Jabar bersama lintas sektor menggelar bhakti sosial KB-Kesehatan, pencanangan bhakti TNI KB-Kes dan pencanangan bhakti IBI KB-Kes Kabupaten Ciamis, Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran di Lapang Surawangsa, Kecamatan Padaherang, Kamis (09/08/2018).

Kepala Balai Diklat KKB Garut, Herman Melani yang juga mewakili Kepala BKKBN Provinsi Jabar, mengatakan, tugas BKKBN tidak hanya mengkampanyekan untuk memiliki dua anak cukup kepada masyarakat, namun juga harus bisa memberikan pemahaman dan arti dari keluarga berencana (KB) dalam peningkatan ekonomi keluarga sebagaimana yang diprogramkan pemerintah.

“Sekarang ini yang sedang digalakkan pemerintah pusat adalah pembentukan kampung KB di setiap desa atau dusun guna memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat,” jelas Herman Melani kepada HR Online.

Terkait pentingnya KB dalam menumbuhkan keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera, lanjut Herman, BKKBN harus mendukung program pemerintah dengan bekerja lebih baik lagi. Apalagi BKKBN sebagai petugas di lini lapangan dan peran lintas sektoral sangat dibutuhkan KB, pemberdayaan, dan pembangunan.

“Ada 3 strategi besar BKKBN, di antaranya menjaga dan meningkatkan kepesertaan KB lebih 70 persen kelestariannya, dan yang belum mari ditingkatkan lagi. Selanjutnya menggalakan program KB ini sampai ke desa dan lebih digaungkan lagi kampung KB (KKB), pembinaan KKB serta menargetkan 1 kecamatan 1 KKB. Selanjutnya, 50 persen kampung miskin KB harus tercapai dan juga dikembangkan supaya ada manfaat untuk masyarakat, bukan akseptor KB saja, tapi seluruhnya, baik lintas sektor, serta keterpaduan lintas SKPD,” Jelas Herman Melani.

Masih dikatakan Herman, ketiga strategi besar BKKBN tersebut perlu dukungan pembiayaan di tingkat desa untuk melaksanakan program KKB ini. Sementara di daerah lain sudah ada yang desanya menganggarkan dari Rp.150 juta hingga Rp. 190 juta.

“Seluruh desa diharapkan untuk mendukung program Kampung KB tersebut, dan kami sangat berterima kasih atas dukungan sehingga pelaksanaan Hari Anak, Hari Keluarga, TNI Bhakti KB-kes, Bakti IBi bisa terlaksana dengan meriah. Mudah-mudahan terus bisa sinergi dari semua pihak,” pungkas Herman Melani. (Mad/R6/HR-Online)

KOMENTAR ANDA