Meriahkan HUT RI ke-73, IPNU-IPPNU Banjar Akan Gelar Berbagai Kegiatan

IPNU Kota Banjar saat menerima pendaftaran peserta lomba yang berlangsung di Gedung PC NU Kota Banjar. Photo: Muhafid/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Kota Banjar akan menggelar berbagai kegiatan dalam memeriahkan HUT RI ke-73. Kegiatan tersebut menyasar para pelajar dan tenaga pendidik serta masyarakat Kota Banjar.

Ketua PC IPNU Kota Banjar, Aji Muhammad Iqbal, menjelaskan, kegiatan yang akan dilaksanakan pihaknya berlangsung pada 23-24 Agustus 2018 di lantai dua Toserba Padjajaran tersebut di antaranya lomba pembacaan puisi, lomba music akustik pelajar, seminar motivasi kebangsaan serta refeksi kemerdekaan dengan kegiatan ziarah wali Banjar.

“Dari kegiatan yang akan kami gelar dan sudah dibuka pendaftarannya ini secara umum sengaja kami gelar untuk menanamkan semangat kebangsaan, meningkatkan pemahaman akan hak dan kewajiban sebagai warga Negara serta untuk meningkatkan kreativitas para pemuda yang ada di Banjar,” jelasnya kepad Koran HR, Selasa (14/08/2018).

Aji menambahkan, pendaftaran lomba tersebut sudah dibuka sejak 10 hingga 20 Agustus 2018 di Gedung PC NU Kota Banjar yang terletak di Dusun Rancakole, Desa Mulyasari, Kecamatan Pataruman. Nantinya, kata Azi, para peserta yang berhasil menjadi juara akan mendapatkan penghargaan berupa trophy Walikota serta uang pembinaan.

“Untuk seminar motivasi kebangsaan sendiri nanti akan diisi langsung oleh Anggota DPR RI Yanuar Prihatin dan Anggota DPRD Kota Banjar Gun Gun Gunawan Abdul Jawad. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan diharapkan dapat memotivasi masyarakat Banjar untuk lebih cinta lagi terhadap tanah air Indonesia, apalagi ini momennya hari kemerdekaan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Nur Solihin, mengatakan, kegiatan yang digelar PC IPNU tersebut dimaksudkan untuk memupuk rasa cinta tanah air Indonesia yang sebagai salah satu dari jawaban semakin berkurangnya rasa kepedulian terhadap Negara Indonesia. Salah satu contohnya mulai tumbuh paham-paham yang merongrong NKRI di kalangan pelajar yang mana berpotensi dapat merusak generasi muda.

“Saya yakin dengan pelaksanaan berbagai kegiatan yang positif serta memiliki nilai menambah wawasan kebangsaan, salah satunya seperti kegiatan ini, diharapkan kepedulian terhadap keberagaman di kalangan pelajar meningkat. Semoga kegiatan ini berjalan lancar,” pungkasnya. (Muhafid/Koran-HR)