Saat Dinyalakan, Mobil di Pangandaran Ini Tiba-tiba Memercikan Api dan Lalu Terbakar

Mobil bak terbuka terbakar hingga hangus dilalap api, di Dusun Sidahurip Blok Kadudua RT 09/RW 05 Desa Cintakarya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Senin (06/8/2018) sekitar pukul 18.30 WIB. Foto: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Diduga akibat korsleting listrik, sebuah mobil bak terbuka dilaporkan terbakar hingga hangus dilalap api. Kejadian itu terjadi di Dusun Sidahurip Blok Kadudua RT 09/RW 05 Desa Cintakarya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Senin (06/8/2018) sekitar pukul 18.30 WIB.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sang sopir berhasil menyelamatkan diri sebelum percikan api membakar mobil naas tersebut.

Hendi (53), pemilik mobil, mengatakan, dirinya tidak menyangka mobil bisa terbakar. Menurutnya, kejadian itu terjadi ketika dirinya saat menyalakan mobil. “Saat mobil dinyalakan, tiba-tiba terdengar rembetan percikan api. Saya menduga percikan itu dari kalbulator, kemudian merembet melalui kabel-kabel mesin dan tangki bensin,” katanya.

Saat keluar percikan api, lanjut Hendi, dirinya langsung menyelamatkan diri dan menghindar jauh dari posisi mobil. Tak lama berselang, yang awalnya percikan api, kemudian muncul ledakan kecil dan langsung membakar seluruh mobil.

“Kebetulan pada bak mobil terdapat barang-barang bekas yang mudah terbakar. Akibatnya, api sangat cepat merambat dan menghanguskan mobil,” ujarnya. Akibat mobilnya terbakar, Hendi mengaku menelan kerugian sekitar Rp. 50 juta.

Tak lama dari kejadian, satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari DPKPB Kabupaten Pangandaran, datang ke lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Dalam waktu sekitar setengah jam, api berhasil dipadamkan. Setelah itu, petugas melakukan pendinginan sembari mengecek kondisi mobil, karena ditakutkan ada potensi kembali memercikan api yang dapat menimbulkan kebakaran.

Penanganan kebakaran ini dipimpin Kabid Damkar dan Penyelamatan DPKPB Pangandaran, Nana Sukarna, yang dibantu Kabid Lalin Dishub Pangandaran, Rodi. (Mad/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA