Saat Jambore Anak Tingkat Kota, Ini Pesan dari Walikota Banjar

Walikota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih, dalam kegiatan Jambore Anak Tingkat Kota Banjar. Photo: Istimewa.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Dalam kegiatan Jambore Anak, Walikota Banjar mengingatkan agar anak-anak harus bisa memfilter berbagai informasi yang diterima melalui gadget.

Karena berdasarkan penelitian, informasi yang tidak baik dari gadget mampu merusak 5 bagian otak, atau lebih buruk dari dampak penggunaan narkoba yang hanya merusak dua bagian otak saja.

“Penyalahgunaan narkoba dan gadget tanpa difilter sama-sama membahayakan. Kondisi itu harus diantisipasi dengan menyibukan diri di masjid, yakni dengan tahfid Al Qur’an, kegiatan di ikatan remaja masjid, serta aneka program positif lainnya,” kata Walikota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih.

Jambore Anak tingkat Kota Banjar tahun 2018 yang digelar tanggal 29 Agustus di Obyek Wana Wisata Situ Mustika itu diikuti sebanyak 145 orang pelajar perwakilan dari sejumlah sekolah yang ada di Kota Banjar, Jawa Barat.

Walikota Banjar mengharapkan, untuk kegiatan Jambore Anak tahun depan harus lebih meriah. Karena, peserta Jambore Anak adalah seluruh anak yang ada di Kota Banjar. “Terkait anggarannya, nanti akan ditambah lagi,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Walikota juga mengatakan bahwa Kota Banjar sudah dua kali berturut-turut meraih penghargaan sebagai Kota Layak Anak kategori Pratama pada tahun 2017-2018, dari pemerintah pusat. Diharapkan predikat sebagai Kota Layak Anak dapat terus dipertahankan dan tentunya lebih ditingkatkan lagi.

Acara Jambore Anak tingkat Kota Banjar itu dimeriahkan oleh aneka permainan anak tradisional, seperti permainan pecle dan permainan anak lainnya. Bahkan, Walikota Banjar sempat memberikan hadiah uang sebesar Rp 500 ribu kepada peserta jambore yang berhasil menjawab empat pilar kebangsaan, yakni, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Banjar, H. Asep Tatang Iskandar, mengatakan, upaya mewujudkan Banjar sebagai Kota Layak Anak, salah satunya saat ini di Kota Banjar banyak disediakan ruang ramah anak.

“Kami berharap anak di Kota Banjar sehat, kreatif dan genius. Untuk kegiatan Jambore Anak tahun 2018 ini hanya diikuti 145 anak saja,” kata Asep. (Eva/R3/HR-Online)