174 Mahasiswa STISIP BP Banjar Diwisuda

Prosesi wisuda STISIP BP Banjar. Foto: Muhafid/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Bina Putera (STISIP BP) Banjar, Jawa Barat  menggelar sidang senat terbuka wisuda sarjana angkatan XIV, Kamis (20/9/2018). Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran Pemkot Banjar, Kapolres Banjar, TNI, perwakilan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2DIKTI), Calon Wakil Walikota terpilih, Nana Suryana, ratusan orang tua wisudawan-wisudawati serta para tamu undangan, Kamis (20/09/2018).

Acara wisuda yang berlangsung di Gedung Graha Banjar Idaman (GBI) Banjar ini berlangsung khidmat dan meriah. Sementara itu, mahasiswa yang diwisuda sebanyak 174, terdiri dari jurusan Ilmu Pemerintahan (IP) sebanyak 102 orang dan 72 orang dari jurusan Administrasi Bisnis.

Ketua STISIP BP Banjar, Angga Gumilar, mengatakan, sidang senat terbuka tersebut diikuti oleh mahasiswa yang sudah selesai melaksanakan akademik dengan berbagai tahap. Sementara itu, ia juga sangat bersyukur dua jurusan yang ada sudah terakreditasi B.

“Alhamdulillah dua jurusan di kampus kami sudah terakreditasi B. Tentunya ini menjadi motivasi kami untuk terus meningkatkan pendidikan serta manajemen di kampus,” katanya.

Dengan banyaknya mahasiswa yang diwisuda tersebut, Angga harap para alumni yang baru saja diwisuda bisa mengimplementasikan ilmu pengetahuannya di tengah-tengah masyarakat, terlebih mereka dituntut untuk bisa profesional di dunia kerja.

“Kita harapkan para alumni bisa mengembangkan apa yang mereka sudah dapat dari kampus melalui bidang yang ditekuninya, baik di bidang pemerintahan maupun bidang bisnis. Syukur-syukur mereka bisa menciptakan lapangan pekerjaan di wilayahnya masing-masing sebagai bentuk kontribusi kepada daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Bina Putera Banjar, Tri Pamuji Rudianto, mengatakan, sejak memimpin di yayasan tahun 2014 sampai saat ini, ia mengaku banyak hal yang perlu dibenahi seiring dengan perberlakukan perubahan aturan nomor 12 tahun 2012 soal pendidikan tinggi. Di dalam realisasi aturan tersebut, contohnya, Kopertis berubah menjadi L2DIKTI. Sehingga, tidak ada perbedaan lagi antara kampus negeri dan kampus swasta.

“Kampus kita sudah sejajar dengan kampus-kampus lain yang ada di wilayah L2DIKTI Jabar-Banten. Jadi, ini bisa dikatakan lulusan kampus yang kami kelola ijazahnya bisa diterima di manapun, baik untuk mendaftar CPNS maupun bidang lainnya,” tegasnya.

Tri menambahkan, seiring dengan perkembangan zaman, maka tantangan para lulusan pun semakin kompetitif. Maka dari itu, perlu adanya kreatifitas dan inovasi masing-masing lulusan agar mereka bisa menjadi pemuda yang mandiri dan sukses.

“Kita harap lulusan dari kampus kami bisa mencetak lapangan kerja, bisa bersaing secara sehat di dunia kerja dan bisa lebih maju dari lainnya. Tentunya ini perlu adanya kesinambungan komunikasi antar alumni maupun dengan kampus,” pungkasnya. (Muhafid/R6/HR-Online)