Inilah Gejala Sakit Maag dan Cara Mengatasinya yang Perlu Anda Ketahui

Gejala sakit maag dan cara mengatasinya. Photo: Net/Ist.

Berita Gaya Hidup, (harapanrakyat.com),- Bagi orang yang punya penyakit maag tentu tahu bagaimana tidak enaknya ketika gejala penyakit ini kambuh. Perut sampai dada biasanya terasa terbakar sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman. Bahkan, rasa terbakar naik hingga ke tenggorokan yang menghasilkan rasa pahit atau asam di mulut.

Jika sebelumnya tidak punya penyakit tersebut tapi tiba-tiba merasakan hal seperti itu, maka Anda perlu tahu gejala sakit maag dan cara mengatasinya. Terlebih rasa sakit semakin memburuk di malam hari, setelah makan, atau saat berbaring.

Dirangkum dari berbagai sumber, rasa terbakar di dada yang muncul karena hasil dari refluks asam, dimana saat itu isi perut dipaksa kembali ke esofagus, yakni saluran tempat makanan menuju perut.

Masalah tersebut kerap terjadi ketika sfingter bawah esofagus tidak berkerja secara normal. Sehingga, isi perut yang sangat asam bisa menimbulkan sensasi seperti terbakar.

Gejala penyakit ini sebetulnya dapat diobati dengan obat-obatan yang dijual bebas di pasaran, maupun melalui perubahan gaya hidup. Meski begitu, refluks asam bisa juga terjadi lebih dari dua kali dalam satu minggu.

Kondisi seperti itu disebut gastro-oesophageal reflux disease (GORD), dan gejalanya bisa lebih berat dari rasa terbakar. Jika kondisinya sudah begitu, tak menutup kemungkinan harus secepatnya mendapatkan pertolongan medis.

Biasanya sakit maag terjadi akibat pola makan yang buruk. Selain itu, makanan dan minuman seperti coklat, kopi, alkohol, dan makanan berlemak atau pedas dapat menjadi penyebab perut sakit. Ada pula faktor-faktor tertentu yang berkontribusi, seperti halnya akibat stres, kecemasan, merokok, kelebihan berat badan, atau kehamilan.

Sedangkan untuk pengobatannya, orang yang punya penyakit maag bisa mengkonsumsi obat antasid guna membantu menetralisir asam lambung dan juga memberikan bantuan pencegahan.

Selain itu, mengubah gaya hidup juga dapat menjadi pilihan. Caranya, coba batasi makanan pemicu guna mengurangi risiko refluks asam. Untuk mengurangi risiko mulas, usahakan makan 3 sampai 4 jam sebelum tidur.

Itulah gejala sakit maag dan cara mengatasinya yang perlu Anda ketahui agar terhindar dari serangan maag yang biasanya menyerang secara tiba-tiba. (Eva/R3/HR-Online)