Senin, Agustus 8, 2022
BerandaBerita BanjarKades Langensari Wakili Kota Banjar Perlombaan APN

Kades Langensari Wakili Kota Banjar Perlombaan APN

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Kepala Desa Langensari, Yanti, terpilih mewakili Kota Banjar dalam lomba Adhikarya Pangan Nusantara (APN) tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2018, untuk kategori Pembina Ketahanan Pangan. Hal itu terungkap saat tim juri dari Pemprov Jabar melakukan kunjungan klarifikasi penilaian ke Pemerintah Desa Langensari, Kecamatan Langensari, hari Kamis (30/08/2018) lalu.

Ditetapkannya Desa Langensari dalam penilaian tersebut berkat figur kepala desa sebagai Pembina Ketahanan Pangan, yang peduli terhadap kegiatan pembangunan pertanian melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDEs).

“Desa Langensari ini memang selalu memprogramkan kegiatan ketahanan pangan, termasuk dukungan pengembangan dan peningkatan sarana dan prasarananya dalam setiap tahun anggaranya. Bersyukur, tahun ini ditetapkan oleh Pemkot Banjar melalui Dinas Pertanian, sebagai pembina ketahanan pangan,” kata Yanti, saat ditemui usai acara kunjungan tim penilai.

Yanti juga menjelaskan, kegiatan ketahanan pangan yang dilakukan pemerintah desanya ini tentu erat kaitannya dengan ketersedian pangan, distribusi pangan, dan konsumsi keamanan pangan.

Banyak ragam diperhatian dalam ketersedian pangan, diantaranya optimalisasi lahan pekarangan melalui KRPL, demplot padi, pembangunan jaringan irigasi dan pembangunan jalan usaha tani, serta demplot budidaya sejumlah sayuran melalui KWT.

“Dalam distribusi pangan berupa penyaluran beras bagi keluarga miskin, Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat atau PUPM di Gapoktan Lestari dan Toko Tani Indonesia (TTI), serta penyerapan gabah dari petani dengan harga layak melalui Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat atau LPDM,” terangnya.

Untuk konsumsi keamanan pangan seperti pelatihan peningkatan mutu produk hasil olahan, pengembangan kapasitas KWT dalam pembinaan makanan bersih dan sehat, pemberian PMT bagi ibu hamil, menyusui dan balita, serta pelatihan pengemasan produk pangan.

Sementara, untuk dukungan sarana dan prasarana ketahanan pangan, lanjut Yanti, tiada lain melalui pengembangan jaringan infrastruktur, yaitu dengan membangun jaringan irigasi dan pembangunan jalan pertanian di sejumlah titik wilayah desanya.

“Dukungan kegiatan dan pembangunan jaringan infrastuktur pertanian yang dikerjakan kami lewat anggaran dana transfer desa yang dimiliki, terhitung tahun 2016-2018 terealisasi mencapai sekitar 1 miliar rupiah,” jelasnya.

Yanti menegaskan, dukungan itu tak hanya lepas sampai di situ, tetapi akan tetap terus berlanjut di tahun anggaran berikutnya, demi tercapainya kedaultan pangan. Khususnya di Desa Langensari, dan bagi Kota Banjar sendiri. (Nanks/Koran HR)