Minggu, Juli 3, 2022
BerandaBerita CiamisTerpeleset Saat Menjala Ikan, Pria di Ciamis Ini Ditemukan Tewas di Sungai...

Terpeleset Saat Menjala Ikan, Pria di Ciamis Ini Ditemukan Tewas di Sungai Cimuntur

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-
Seorang pria yang diketahui bernama Kholiludin, warga Dusun Cikananga RT10/04 Desa Selamanik, Kecamatan Cipaku, ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di aliran Sungai Cimuntur tepatnya di blok Cikembang Desa Selamanik, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Selasa (24/09/2018) sekitar pukul 08.00 WIB.

Korban yang dikabarkan pada Senin (23/09/2018) siang, pergi menjala ikan ke sungai Cimuntur ini sebelummya diduga terpeleset hingga akhirnya tenggelam dan terbawa arus sungai.

Kapolsek Cipaku, Kompol Asep Ishak, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, berdasarkan laporan keluarga korban, pada Senin (24/09/2018) sekitar pukul 13.00 WIB, korban pergi ke sungai Cimuntur dengan tujuan menjala ikan. Namun, hingga petangnya, korban tak kunjung pulang ke rumahnya. Kemudian pihak keluarga mencarinya ke Sungai Cimuntur. “Saat dicari ke sana ternyata korban tidak ada. Pihak keluarga khawatir dengan keselamatan korban, kemudian melapor kepada kami untuk meminta bantuan mencari korban,” ujarnya.

Setelah mendapat laporan, lanjut Asep, pihaknya bersama keluarga korban mendatangi lokasi yang diduga dijadikan tempat menjala oleh korban di Sungai Cimuntur. “Setibanya di lokasi, kami menemukan topi korban di atas batu besar yang berada di tepi sungai. Kami waktu itu langsung menduga bahwa korban tenggelam ke sungai. Namun, waktu sudah menujukan pukul 19.00 malam, sehingga kami kesulitan melakukan pencarian. Ditambah aliran Sungai Cimuntur cukup dalam,” katanya.

Kemudian Polsek Cipaku meminta bantuan ke Basarnas untuk melakukan pencarian korban yang diduga tenggelam di dasar sungai. “Karena waktu sudah menunjukan pukul 19.00 malam, Basarnas menyarankan agar pencarian korban dilakukan pagi hari. Karena kalau pencarian dilakukan malam hari, selain sulit lantaran kondisinya gelap, juga membahayakan bagi orang yang mencarinya,” ujarnya.

Basarnas akhirnya memulai pencarian pada Selasa (25/09/2018) pukul 07.25 WIB. Setelah sekitar satu jam melakukan pencarian, akhirnya korban ditemukan di aliran sungai Cimuntur dengan kondisi sudah tak bernyawa.

Dari hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka di bagian pelipis kanan, mengeluarkan cairan dari mulut dan telinga serta lebam. Menurut Asep, dari hasil pemeriksaan medis tersebut dapat disimpulkan bahwa korbanĀ  meninggal akibat tenggelam. (Edji/R2/HR-Online)

- Advertisment -