4 Tips Mudah Supaya Smartphone Anda tidak Cepat Rusak

Ilustrasi. Foto : net/ist

Berita Teknologi, (harapanrakyat.com),- Ponsel sekarang tidak lagi menjadi barang wah. Terlebih ponsel yang mempunyai multifungsi atau sering disebut smartphone ini, kini hampir semua memilikinya. Namun, karena ponsel pintar ini perlu perawatan berkala, maka harus tahu tips mudah supaya smartphone Anda tidak cepat rusak. 

Dengan multifungsi tersebut, smartphone sudah pasti setiap harinya dipakai. Bahkan terasa ‘gatal’ jika dalam satu jam tidak menggunakannya, baik itu untuk mengecek media sosial, pesan singkat, panggilan atau menerima telpon dan bahkan bermain game.

Sayangnya, tidak semua orang memakai perangkat tersebut dengan benar, sehingga umur smartphone tidak panjang atau cepat rusak, karena saking seringnya dipakai dan hanya tahu memakainya.

Padahal, dalam penggunaan ponsel pintar juga ada tata caranya yang benar, selain itu wajib dirawat. Pasalnya kebiasaan buruk menggunakan smartphone bisa berimbas menurunnya performa perangkat tersebut, bahkan bisa mati total.

Nah, supaya ponsel pintar Anda tidak terjadi hal seperti itu, HR Online memberikan tips supaya smartphone tidak cepat rusak. Berikut ini tipsnya yang dirangkum dari berbagai sumber.

# Bersihkan cache

Tidak semua orang yang menggunakan smartphone tahu apa itu cache. Untuk yang belum tahu, cache ialah sebuah memori atau penyimpanan sementara. Tujuan dari cache adalah membuat cepat saat akses ke beberapa aplikasi atau website yang rutin diakses di ponsel pintar.

Meski bisa membuat cepat saat mengakses aplikasi atau situs web, namun dampak buruknya apabila cache dibiarkan saja maka efeknya pada penyimpanan internal bakal cepat penuh. Artinya, aplikasi yang berukuran besar, maka besar pula memori internal yang terkuras oleh cache.  

Sehingga, jika dibiarkan menumpuk dampak buruknya performa atau kinerja smartphone akan terganggu. Jadi jangan takut saat menghapus cache data Anda akan ikut hilang, karena yang dihapus hanyalah sampah.

Lantas bagaimana cara menghapusnya? Ada beberapa aplikasi yang diperuntukan untuk menghapus cache, namun untuk Anda yang malas memasang aplikasi bisa dilakukan dengan manual.

Caranya, tekan Menu kemudian menuju ke Settings, setelah itu klik Storage, lalu cari ‘Cache Data’. Jika sudah ketemu pencet Cache Data, maka ada pemberitahuan apakah Anda akan membersihkan cache data dari semua aplikasi, lalu tekan Ok untuk menghapus cache.

Biasanya cara tersebut berlaku untuk semua smartphone. Dan dengan rutin membersihkan cache bisa membuat smartphone tidak cepat rusak.

# Perhatikan memori internal

Untuk ponsel keluaran sekarang dengan spek dan harga yang mumpuni biasanya dibekali dengan penyimpanan atau memori internal yang besar atau minimal 16 GB. Namun masih ada juga memori internal yang hanya 8 GB.

Parahnya lagi, sudah penyimpanan internal kecil namun menyimpan video atau fil seperti foto dan lain sebagainya menyimpannya di memori internal, bahkan ada yang sampai penuh.

Perlu diketahui, bahwa sistem operasi atau kinerja smartphone yang terus bekerja membutuhkan ruang yang tidak sedikit. Jadi sisakan memori internal 1 atau 2 GB supaya smartphone bisa berkerja dengan maksimal. Jika di bawah 1 GB maka ponsel Anda akan lama aksesnya, kemudian hang, error bahkan bisa mati sendiri.

Untuk itu, supaya smartphone tidak cepat rusak maka diwajibkan menyimpan video, foto dan lainnya di microSD atau kartu memori luar.

# Perhatikan RAM

Kebiasaan buruk dari pemakai smartphone adalah tidak memperhatikan besaran atau kapasitas RAM. Tidak masalah jika RAM dengan minimal 3 GB dipakai untuk banyak aplikasi serta game, namun RAM hanya 1 GB dipakai untuk hal seperti itu malah bisa membuat smartphone menjadi hang atau bekerjanya lambat.

Untuk itu, usahakan memberikan ruang RAM untuk smartphone bekerja. Karena dengan memaksakan RAM untuk bekerja padahal ruangnya sedikit, bisa membuat smartphone itu sendiri akan cepat rusak.

# Hindari mengisi daya baterai ketika tidur

Kebiasaan buruk lainnya yaitu mengisi daya baterai smartphone saat akan tidur. Meski sepele namun bisa membuat usia baterai menjadi menurun. Walaupun smartphone model sekarang sudah dibekali dengan teknologi yang bisa memutusukan arus listrik secara otomatis jika baterai sudah penuh.

Saat baterai smartphone telah diisi hingga penuh, maka bakal memakai energi dengan jumlah yang tidak besar, supaya kondisinya tetap seratus persen. Hal tersebut, menjadikan baterai selalu bekerja, sehingga memicu baterai seperti stres pada proses kimiawi di dalamnya. Oleh karena itu, menghentikan atau mencabut charger dari smartphone adalah langkah yang tepat.

Selain itu, jangan sampai menunggu baterai 0% atau habis. Pasalnya, apabila sering melakukan seperti itu, dampaknya baterai akan tidak awet. Atur minimal daya baterai yang harus dichas yaitu sekitar 20 persen. Sebaiknya disarankan mengecas baterai maksimal sampai 90 atau 95 persen. Karena terlalu sering mengecas baterai smartphone sampai penuh bisa berimbas pada usia baterai.

Dengan melakukan atau mempraktekan tips di atas, maka bisa membuat smartphone tidak cepat rusak dan memperpanjang usia ponsel Anda. (Adi/R5/HR-Online)