Bappeda Ungkap Kepadatan Penduduk dan Penyebaran Masyarakat Pangandaran

Kawasan wisata Pantai Pangandaran. Foto: Muhafid/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Bappeda Kabupaten Pangandaran mengungkapkan kepadatan penduduk dan penyebaran masyarakat Pangandaran berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ciamis mengalami fluktuatif.

Berdasarkan data tersebut, pada tahun 2016 menunjukkan, jumlah masyarakat Pangandaran mencapai 392.558 orang. Rincian angka tersebut di antaranya laki-laki mencapai 195.629 orang, perempuan 197.188 orang dan seks rasio mencapai 99,00 persen. Sementara itu, dari jumlah 392.558 ini tersebar di 10 kecamatan dengan luas wilayah keseluruhan 1.011.92 km² dengan rata-rata kepadatan 388 jiwa per km².

Kepala Bidang Ekonomi dan Litbang Bappeda Pangandaran, Maman, mengatakan, tingkat kepadatan penduduk di Pangandaran cukup bervariasi, yakni ada kecamatan yang luasnya sedikit dan  ada juga Kecamatan yang luasnya besar.

“Tahun 2016, penyebaran penduduk yang cukup bervariasi antara Kecamatan Cigugur sebagai kecamatan terendah sebesar 5,41 dengan luasan 10,11 persen. Sedangkan di Kecamatan Padaherang menguasai sampai 11,74 persen dari luas wilayah Kabupaten Pangandaran,” katanya, Kamis (11/10/2018).

Selain penyebaran penduduk, kata Maman, juga ada tingkat kepadatan penduduk, seperti Kecamatan Pangandaran berdasarkan data sebagai Kecamatan terpadat dengan populasi penduduk sebesar 55.008 orang (14,01 persen) dengan luas wilayah 60,77 km² atau hanya 6,02 persen. Sementara kepadatan penduduk di Kecamatan Pangandaran mencapai 905 per km².

Sedangkan Kecamatan Mangunjaya, lanjut Maman, kepadatan penduduk mencapai 879 jiwa per km² dengan luas wilayah mencapai 32.80 km² (3,24 persen).

“Kecamatan Padaherang menempati posisi ketiga terbesar dengan luas 17,53 dan kepadatan 518 jiwa per km². Untuk menghitung kepadatan penduduk ini, dengan cara membagi jumlah penduduk dengan luas wilayahnya, sehingga akan menghasilkan angka rata-rata,” paparnya.

Adapun kecamatan terluas di Pangandaran di antanya Kecamatan Langkaplancar, Kalipucang, dan Padaherang. Sedangkan sesuai data, ada dua kecamatan yang kepadatannya rendah, seperti Kecamatan Cigugur dan Kalipucang.

“Rendahnya kepadatan penduduk di Cigugur dan Kalipucang tersebut diakibatkan oleh wilayahnya yang sebagian besar adalah wilayah kehutanan,” pungkasnya. (Ceng2/R6/HR-Online)

KOMENTAR ANDA