Cardinal Art & Culture 2018, Ensamble Technique Banjar Raih Juara 1 di Jawa Tengah

Grup musik etnik asal Kota Banjar, Ensamble Technique, kembali meraih prestasi. Kali ini prestasi yang diraih adalah juara I audisi Cardinal Art & Culture kategori musik etnik di Tegal, Jawa Tengah. Photo: Hermanto/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat),- Grup musik etnik asal Kota Banjar, Ensamble Technique Banjar, kembali meraih prestasi. Kali ini prestasi yang diraih grup musik bergenre progresif etnik itu adalah juara I dalam audisi Cardinal Art & Culture kategori musik etnik di Tegal, Jawa Tengah, (29/09/2018).

Meski menjadi jawara di Jawa Tengah, namun tak lantas membuat band etnik asal SMKN 2 Banjar ini menjadi jumawa. Band etnik yang digawangi Risma (Vocal), Teja (Guitar), Andi (Bass), Rio (Saron 1),/Riza (Saron 2), Dika (Keyboard), Wahyu (Kendang), dan Indra (Drum & Perkusi) ini justru tetap rendah diri, dan selalu berlatih dengan karya-karya arasement musik progresif etniknya.

Dalam audisi tersebut, grup progresif etnik membawakan dua buah lagu, yakni lagu ‘Can Take My Eyes’ dan ‘Es Lilin.’ Kedua lagu tersebut tentunya sudah diaransement dengan sentuhan etnik khas dari Ensamble Technique.

Kerap meraih prestasi dalam bidang musik etnik di tingkat provinsi maupun nasional, band etnik yang berdiri tahun 2012 silam itu mendapat tanggapan dari berbagai khalayak, usai menjuarai audisi di Tegal kemarin.

Seperti diungkapkan Ramon, vocalis band Ngiler asal Bandung. Ia mengaku salut dengan keberhasilan para seniman muda asal Kota Banjar yang telah sukses dalam bidang seni, khususnya musik etnik.

“Saya salut dengan para seniman muda Banjar, khususnya yang tergabung di band Etnik Ensamble Technique Banjar. Sudah selayaknya band etnik ini menjadi band bintang tamu, bukan sebagai peserta lagi,” ujar Ramon, kepada Koran HR, Sabtu (29/09/2018), usai acara.

Pendapat serupa dikatakan Kabid. Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banjar, Oom Supriatna. Menurutnya, potensi-potensi seniman muda di Banjar, khususnya dalam bidang musik etnik, semakin hari semakin bertambah. Hal ini terlihat saat Disdikbud Kota Banjar menggelar festival musik kolaborasi beberapa minggu lalu.

“Ini harus terus dikembangkan. Tak lupa saya juga mengucapkan selamat kepada Ensamble Technique yang telah sukses meraih gelar juara 1 di Jawa Tengah, dan tentunya ini sudah mengharumkan nama Kota Banjar,” kata Oom.

Pentolan band etnik Ensamble Technique Banjar, Indra Hermansyah, mengatakan, kemenangan meraih juara satu dalam ajang audisi Cardinal Art and Culture di Tegal, Jawa Tengah ini adalah berkat kerja keras bersama, dan juga do’a restu dari warga Kota Banjar.

Menurutnya, perjuangan ini baru melalui tahap satu dan untuk selanjutnya di babak final se-Jawa Tengah pasti akan lebih berat. “Keberhasilan meraih juara 1 patut kami syukuri, dan ini bukan hanya untuk kemenangan Ensamble Technique saja, melainkan juga kemenangan Kota Banjar. Perjuangan kami masih panjang, karena nanti masih ada babak final se-Jawa Tengah,” ujarnya,” ungkap Indra.

TCL

Hal senada diungkapkan Agus Suroso, pembina Ensamble Technique. Ia pun tak lupa mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak, khususnya kepada Pemkot Banjar, keluarga besar SMKN 2 Banjar, Dewan Kebudayaan, Komunitas Musik Banjar, serta warga Kota Banjar yang telah mensuport hingga berhasil meraih prestasi dan lolos ke babak final.

Sementara itu, Andre Nova, selaku Event Promotion Manager PT Multi Garmen Jaya Cardinal, sekaligus juri dalam audisi tersebut, mengatakan, acara ini adalah persembahan dari Brand Retail Apparel Ternama di Indonesia, yaitu Cardinal, yang juga didukung oleh Toserba Yogya Tegal, Jawa Tengah.

“Ini adalah salah satu wujud bahwa satu-satunya brand garment retail yang masih konsekuen memberikan wadah bagi customernya, juga seluruh masyarakat di kota pelaksanaan audisi tersebut untuk bisa menjadi bagian dari Cardinal Family dengan berkarya, berkreasi dan berkreatifitas di bidang musik etnik kolaborasi, dance etnik modern, dan casual model,” ujarnya.

Andre menambahkan, di Kota Tegal audisi ini diikuti oleh 10 grup band pilihan, 10 grup dance, dan 20 model pria dan wanita. Audisi ini menurutnya untuk memperebutkan tiket menuju babak final wilayah Jawa Tengah, dan salah satu wakil Tegal yang lolos ke babak final wilayah Jawa Tengah adalah band etnik Ensemble Technique asal Kota Banjar.

Dalam audisi kategori band ini, Ensamble Technique telah memberikan perform terbaiknya, sehingga bisa merebut hati para juri audisi untuk memberikan nilai terbaik di antara seluruh peserta lainnya.

“Ensamble Technique membawakan harmonisasi musik yang cukup rapi, pilihan lagu yang tepat ketika perform, vocalist punya power yang cukup kuat dengan stage act yang bagus, skill individu yang cukup baik di antara para pemain, dan kekompakan aransement yang baik,” terangnya.

Andre juga menyebutkan, tempat untuk babak final di wilayah Jawa Tengah memang belum ditentukan. Namun sudah ada dua pilihan, yakni Solo dan Purwokerto. Pihaknya pun akan menggelar rapat terlebih dahulu untuk menentukan tempat. (Hermanto/Koran HR)

Loading...