Di Pangandaran, Bus Parawisata Terguling Tutup Badan Jalan, Banyak Penumpang Terluka

Bus parawisata terguling dan menghalangi seluruh badan jalan, di jalur Emplak-Lembah Putri atau tepatnya di Desa Putrapinggan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu (27/10/2018), sekitar pukul 06.15 WIB. Foto: Istimewa

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Sebuah Bus parawisata sarat penumpang dengan nopol D 7570 VC, dilaporkan mengalami kecelakaan tunggal hingga posisinya terguling dan menghalangi seluruh badan jalan, di jalur Emplak-Lembah Putri atau tepatnya di Desa Putrapinggan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu (27/10/2018), sekitar pukul 06.15 WIB.

Hingga berita ini diunggah, belum diketahui rombongan bus parawisata terguling itu berasal dari daerah mana. Hanya saja, sebelum terjadi kecelakaan, bus naas itu datang dari arah Kalipucang menuju Pangandaran.

Kapolsek Kalipucang, AKP Jumeli, saat dihubungi HR Online, Sabtu (27/10/2018) pagi, mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab bus parawisata terguling. “Tadi kita fokus penyelamatan korban dulu. Karena banyak penumpang yang terjebak di dalam bus yang posisinya terguling tersebut,” katanya.

Namun begitu, kata Jumeli, seluruh korban selamat. Hanya beberapa penumpang mengalami luka di bagian kepala akibat terjadi benturan saat Bus tersebut terguling. “Penumpang yang mengalami luka langsung dilarikan ke Puskemas Kalipucang untuk mendapat tindakan medis. Sementara ada diantaranya penumpang yang mengalami shock,” ungkapnya.

Sementara itu, akibat bus terguling ini membuat arus lalu lintas dari arah Pangandaran maupun sebaliknya sempat mengalami kemacetan. Pasalnya, bus yang terguling tersebut menghalangi seluruh badan jalan. Namun, kabar terakhir, bus naas itu sudah dievakuasi dan arus lalu lintas menuju Pangandaran maupun sebaliknya sudah lancar kembali. (Ntang/R2/HR-Online)