Hanifan Ajak Pesilat Tadjimalela Pangandaran Ukir Prestasi

Hanifan saat berada di Pangandaran dalam pelantikan Tadjimalela Pangandaran. Foto: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Peraih medali emas cabang pencak silat di ajang Asian Games 2018 asal Bandung yang juga pesilat Tadjimalela, Hanifan Yudani Kusumah, datang sebagai tamu undangan dalam rangka pelantikan pengurus cabang Perguruan Pencak Silat Tadjimalela Kabupaten Pangandaran masa bhakti 2016-2021 di sebuah hotel di Pamugaran, Pantai Barat Pangandaran, Sabtu (27/10/2018) lalu.

Dalam kesempatan itu, Hanifan merasa bangga menjadi atlet pencak silat dari perguruan Tadjimalela. Apalagi belum lama ini dirinya berhasil membawa harum bangsa Indonesia dalam perhelatan Asian Games 2018.

“Tentu ini berkat perjuangan yang sungguh-sungguh, tanpa lelah, serta semangat berlatih. Paling penting yang menjadi pegangan saya adalah ikhlas dalam belajar serta menjiwai panca dharma Tadjimalela,” katanya kepada HR Online.

Kedatangannya ke Pangandaran, Hanifan mengaku sangat bersyukur dengan adanya semangat dari perguruan Tadjimalela Pangandaran yang masih semangat untuk berlatih. Ia harap pesilat asal Pangandaran juga bisa lebih berprestasi, bahkan bisa lebih dari dirinya.

“Melihat bibit-bibit pesilat Tadjimalela Pangandaran saya kira sudah bisa menyaingi Bandung. Cuma bisa lebih diprogramkan lagi gelaran pertandingannya. Saya sebagai anggota pencak silat Tadjimalela, siap membantu adik-adik di Pangandaran, Jawa Barat, DKI, Banten, Sulawesi dan seluruh Indonesia untuk meraih prestasi,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, mengatakan, kehadiran Hanifan dalam kegiatan tersebut menjadi motivasi sendiri bagi para pesilat di Pangandaran, terutama dari perguruan Tadjimalela.

“Ini jadi motivasi bagi kita semua. Ada tiga hal keinginan saya melalui pencak silat ini, pertama bisa menyalurkan energi positif untuk meraih prestasi, kedua cabang pencak silat harus bisa meraih prestasi dalam berbagai perlombaan. Kemarin pada saat Porda kita belum berkesempatan, meskipun masuk di urutan ke-25. Ketiga, Pangandaran sebagai daerah wisata perlu adanya seni dan budaya untuk mempromosikan Pangandaran ke daerah lain. Jadi, tiga hal ini harus kita kerjakan bersama-sama,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Ketua Terpilih Tadjimalela Pangandaran, Megi R Parlumi, mengatakan, bahwa kepengurusan Tadjimalela Pangandaran sudah dibentuk sejak dua tahun lalu, namun baru saat ini bisa dilantik. Adapun Tadjimalela Pangandaran sudah ada sejak tahun 1980 hingga saat ini dan lokasinya berada di Karangtirta.

Menurutnya, pelantikan tersebut bukan hanya seremoni saja, akan tetapi harus dijadikan motivasi anggota untuk mengangkat nama baik Tadjimalela melalui prestasi seperti yang dilakukan Hanifan.

“Untuk menggapai itu, tentu kita butuh bimbingan, pembinaan, juga kepada Ketua IPSI Pangandaran kita minta dibantu adanya pelatih untuk disiapkan guna pembinaan lebih lanjut,” pungkasnya. (Mad/R6/HR-Online)