Kenali Penyakit yang Disebarkan Oleh Tikus ke Manusia

Ilustrasi. Foto : net/ist

Berita Gaya Hidup, (harapanrakyat.com),- Selain menjengkelkan, tikus ternyata juga dapat membahayakan kesehatan manusia. Pasalnya, tikus kerap bersembunyi di tempat-tempat kotor seperti di dalam got, yang tentunya membawa berbagai bakteri penyebab penyakit.

Setelah keluar dari tempat persembunyian, kemudian mencari makan ke dalam rumah. Tanpa di sadari hewan kotor dan menjijikan ini memakan makanan atau bumbu dapur, meski sedikit dan meninggalkan. Jika makanan tersebut dimakan oleh kita tentu dapat menularkan berbagai penyakit yang patut kita waspadai.

Menurut Humane Society of the United States, bahwa penyebaran penyakit yang dibawa oleh tikus ke manusia berasal dari gigitan, urine atau kutu yang ada di tubuh hewan pengerat ini.

Lantas apa saja penyakit yang disebarkan oleh tikus tersebut? Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini penyakitnya.

# Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS)

Peyakit HPS bisa menular apabila manusia menghirup partikel kotoran, urine atau air liur yang ada di udara bebas. Selain itu penyebaran HPS juga dapat terjadi saat menyentuh atau memakan mamakan yang sudah dimakan oleh tikus, dan melalui gigitan.

Menurut CDC (Centers for Disease Control and Prevention) HPS ditemukan di tahun 1993. Penyebar penyakit ini biasanya disebarkan oleh tikus berkaki gajah, tikus sawah, tikus kapas, serta tikus rusa.

HPS biasanya menyerang pernapasan. Gejala awal terkena infeksi virus HPS tidak jauh berbeda saat terserang flu, seperti meriang, kepala yang sakit, muntah, diare atau sakit perut. Setelah itu antara 4 sampai 10 hari maka akan mengalami batuk, napas yang sesak, serta menumpukanya cairan pada paru-paru.

# Hemorrhagic fever with renal syndrome (HFRS)

Selanjutnya, penyakit yang disebarkan oleh tikus ke manusia yaitu HFRS. Jika Anda mengalami meriang kemudian dibarengi dengan mengeluarkan darah serta bersamaan sindrom ginjal, berarti kemungkinan besar Anda terkena HFRS. Penyakit ini menyerupai demam berdarah.

Penyebaran HFRS hampir sama dengan HPS, yaitu awal mulanya kepala yang sakit, , punggung serta perut yang sakit, meriang disertai dengan menggigil, mual, dan daya lihat yang kabut. Setelah terkena penyakit ini, maka virus akan berkembang antara 2 sampai 8 minggu.

Namun ada juga yang terkena penyakit HFRS gejalanya seperti mata, wajah serta kulit berubah warna menjadi agak merah. Dan gejala parahnya antara alain syok akut, tekanan darah yang rendah hingga gagal ginjal.

# Leptospirosis

Leptospirosis disebarkan oleh bakteri yang dibawa oleh hewan pengerat dan menginfeksi manusia. Umumnya, penyakit ini disebarkan dari urin atau feses, yang kemudian masuk ke membran mukosa dalam mulut. Gejala orang yang terkena penyakit leptospirosis diantaranya demam, kepala sakit, mutah, serta nyeri otot.

# Pes

Kumudian penyakit yang disebarkan oleh tikus adalah pes. Penyakit ini biasanya terjadi di daerah yang padat penduduknya namun sanitasi yang tidak layak. Pes disebarkan oleh bakteri Yersina Pestisia yang dibawa oleh tikus. Tapi bisa juga oleh anjing, kelinci atau hewan berbulu lainnya, karena melalui media kutu yang telah terinfeksi pes.

Penularan terjadi apabila Anda berhubungan langsung atau terkena gigitan oleh binatang yang sudah terkena infeksi pes.

Orang yang terkena pes akan mengalami komplikasi penyakit, yang akhirnya mengalami meningitis bahkan bisa mengakibatkan kematian. (Adi/R5/HR-Online)

KOMENTAR ANDA