Kwarcab Pangandaran; Pramuka Harus Sinergi di Kepariwisataan

Kontingen Kwarcab Pangandaran dalam kegiatan Saka Widya Budaya Bakti Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Barat. Foto: Ceng/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Saka Widya Budaya Bakti Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Barat menggelar Kemah Budaya di Bumi Perkemahan Letjend (purn) H Marsudi Jatinangor Sumedang pada pada 23-25 Oktober 2018. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 250 peserta dari 27 kontingen kwartir cabang (Kwarcab) yang ada di Jabar, termasuk Kwarcab Pangandaran.

Andalan Kwarcab Pangandaran, Dedi Kusmana, mengatakan, pihaknya sangat menyambut baik kegiatan tersebut. Pasalnya, kegiatan ini sesuai dengan kondisi Pangandaran yang saat ini terus melakukan pembangunan di berbagai hal, termasuk pariwisata agar berkelas dunia yang dipadukan dengan nilai-nilai budaya yang ada.

“Kami yakin perpaduan antara pembangunan fisik serta pengembangan budaya bisa menjadi salah satu penunjuang terwujudnya Pangandaran menjadi kawasan wisata berkelas dunia. Dengan adanya kumah budaya ini juga sebagai sarana pengenalan budaya Pangandaran ke daerah lain yang ada di Jabar,” katanya, Selasa (23/10/2018).

Saka widjaya budaya bakti, kata Dedi, diperlukan sebagai wadah ekpresi generasi muda dalam membantu pemerintah menjaga nilai-nilai budaya yang mana sampai saat ini cenderung belum terawat dengan baik.

“Ke depan kita akan fokus bina generasi muda melalui saka widya budaya bakti ini agar benar-benar mampu bersinergi dengan ikon Pangandaran, yakni bidang pariwisata,” pungkasnya. (Ceng/Koran HR)