Saat di Ciamis, Sandiaga Uno Ingatkan Kampanye Sejuk dan Janji Atasi Pengangguran

Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Uno, saat memberi sambutan pada acara peresmian Rumah Sandiaga Uno Indonesia di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Senin (15/10/2018). Foto: Eli Suherli/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Uno mengingatkan kepada pendukungnya agar komitmen untuk melakukan kampanye sejuk dan tidak saling menjatuhkan. Hal itu dilakukan untuk menghindari perpecahan antar anak bangsa.

Selain itu Sandiaga pun meminta pendukungnya agar tidak terjebak berita hoaks saat menyebarkan informasi di media sosial. Sebelum menyebarkan informasi, harus lakukan verifikasi dan validasi terlebih dahulu mengenai kebenaran berita tersebut.

“Kampanye ala RSI (Rumah Sandiaga Uno) itu mengedepankan kampanye sejuk. Kita harus memiliki komtimen untuk bersama-sama menjaga persaudaraan dan menghindari perpecahan antar anak bangsa selama kampanye Pilpres berlangsung,” katanya, saat memberikan sambutan pada acara peresmian Rumah Sandiaga Uno Indonesia (RSI) Kabupaten Ciamis, di Jalan Jenderal Sudirman Ciamis, Senin (15/10/2018).

Sandiaga pun memberikan tips kepada pendukungnya apabila menggunakan medsos dan pesan instans sebagai media kampanye Prabowo-Sandi. Menurutnya, sebelum menyebarkan informasi, harus verifikasi dulu kebenarannya. Apabila informasi itu benar, kata dia, pastikan pula apakah konten itu bermanfaat.

“Tidak hanya bermanfaat saja, tetapi juga harus dipastikan bahwa informasi itu jika disebarkan tidak menyinggung salah satu pihak. Kalau itu dilakukan, Insyaallah akan tercipta kampanye sejuk, damai dan aman,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu pun Sandiaga menyatakan sudah memiliki program untuk menekan angka pengangguran di Indonesia. Dia menjanjikan akan menyediakan lapangan kerja dan mencetak wirausaha baru apabila bersama Prabowo terpilih sebagai presiden dan wakil presiden RI.

“Kabar baik untuk generasi milineal bahwa Prabowo-Sandi sudah menyiapkan program untuk menciptakan lapangan kerja dan mencetak pengusaha baru melalui program Oke Oce,” katanya.

Menurut Sandiaga, program Oke Oce yang sudah diterapkan di DKI Jakarta kini berhasil menjaring lebih dari 55 ribu peserta. Dan selama dua tahun berjalan, sudah mengurangi 20 ribu pengangguran di Jakarta.

“Program ini langsung menukik ke akar permasalahan, dimana tujuan utamanya adalah mengurangi jumlah pengangguran dan memberi dampak kesejahteraan kepada masyarakat,” ujar mantan wakil gubernur DKI Jakarta ini,.

Selain itu, kata Sandiaga, program Oke Oce pun memiliki konsep kerjasama antara pemerintah dengan masyarakat, khususnya pelaku usaha dalam mendorong geliat ekonomi yang akan berpengaruh secara makro terhadap perekonomian nasional.

“Jadi kami ingin menciptakan masyarakat yang maju untuk bersama-sama bergerak bersama pemerintah memperbaiki perekonomian nasional. Karena peran masyarakat sangat dibutuhkan untuk menentukan maju dan tidaknya sebuah Negara,” pungkasnya. (es/R2/HR-Online)