Selasa, Juni 28, 2022
BerandaBerita BanjarTiga Kecamatan di Banjar Alami Krisis Air, BPBD Distribusikan Air Bersih Secara...

Tiga Kecamatan di Banjar Alami Krisis Air, BPBD Distribusikan Air Bersih Secara Bergilir

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Di musim kemarau kali ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar, telah mendistribusikan air bersih ke tiga wilayah kecamatan yang mengalami kekeringan atau krisis air.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Banjar, Kuslan Parman, mengatakan, tiga wilayah kecamatan itu adalah Kecamatan Pataruman, Kecamatan Banjar, dan Kecamatan Langensari.

“Untuk wilayah Kecamatan Pataruman, pendistribusian dilakukan di beberapa desa yang meliputi Desa Batulawang, Sukamukti, Desa Binangun, dan Kelurahan Hergarsari. Untuk Kecamatan Banjar yaitu Desa Cibeureum yang meliputi Dusun Cipariuk dan Dusun Cibuluh. Sedangkan, wilayah Kecamatan Langensari lokasinya di Kelurahan Bojongkantong,” terangnya, kepada Koran HR, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (09/10/2018).

Lebih lanjut Kuslan menjelaskan, pendistribusian air bersih ini pihaknya lakukan secara bergilir. Sesuai jadwal BPBD yang bekerjasama dengan PDAM Tirta Anom Kota Banjar. Dalam pendistribusiannya terkadang ada keterlambatan.

Namun hal itu karena pihaknya harus menyesuaikan dengan jadwal pengiriman. Jadi, keterlambatan pengiriman bukan semata-mata dari pihak petugasnya.

Seperti misalnya hari ini jadwal pengiriman ke Desa Cibeureum, Kecamatan Banjar. Besoknya baru ke Desa Batulawang, Kecamatan Pataruman.

“Kalau masyarakat kan tidak tahu jadwal, jadi mereka menyangka pengiriman terhambat. Perlu diketahui pula bahwa BPBD hanya punya satu unit mobil tengki. Sedangkan idealnya ada dua unit. Ini satu unit pun dari PDAM, sementara untuk BPBD sendiri belum punya,” jelasnya.

Kuslan berharap, untuk ke depannya ada perhatian dari pihak pemerintah daerah supaya mengupayakan kendaraan tangki untuk dialokasikan ke BPBD.

Karena, satu unit mobil tanki yang ada sekarang kondisinya sudah sering mogok. Sehingga dapat menghambat pendistribusian ke lokasi tujuan. (AM/Koran HR)

- Advertisment -